KABARDAILY.COM – DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Bireuen resmi meluncurkan Posko Bantuan untuk korban banjir. Kegiatan yang bertajuk “Silaturrahmi dan Donasi Bersama Gerakan Rakyat Berempati” tersebut dipusatkan di Jalan Elak, Desa Gelanggang Teungoh, Minggu, (11/1/2026).
Acara ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kabupaten Bireuen yang menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor, terutama bagi mereka yang saat ini masih bertahan di tenda pengungsian menjelang bulan suci Ramadhan.
Ketua DPD Gerakan Rakyat Bireuen, Darmansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata organisasi dalam merespons kesulitan masyarakat.
”Ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah nyata membantu warga korban bencana. Apalagi kita akan segera memasuki bulan Ramadhan, tentu kebutuhan warga di pengungsian akan meningkat,” ujar Darmansyah didampingi Penasehat Gerakan Rakyat, Raden Yus Rusmadi.
Pantauan di lokasi, rangkaian acara dimulai dengan penyerahan bingkisan bantuan secara simbolis dari PWRI Aceh yang diserahkan oleh Raden Yus Rusmadi kepada Darmansyah selaku koordinator donasi. Ini merupakan donasi pertama yang diterima oleh Darmansyah kemudian menyusul dari pihak lainnya.
Selain penyerahan bantuan, acara juga diisi dengan diskusi bertajuk “Suara Kita” untuk menyerap aspirasi anggota dan undangan terkait keberlanjutan program donasi ke depan. Meski cuaca cukup terik, antusiasme peserta tetap tinggi hingga penutupan acara.
Sementara itu, panitia pelaksana, Nazaruddin, ST, menyebutkan bahwa persiapan kegiatan ini telah dilakukan selama satu minggu terakhir. Ia menargetkan program ini akan terus berlanjut dengan skala yang lebih besar.
”Alhamdulillah berjalan lancar. Target kami untuk triwulan ke depan adalah melaksanakan kegiatan dengan skala yang lebih besar lagi untuk membantu sesama,” ungkap Nazaruddin.
Acara ditutup pada pukul 17.00 WIB dengan doa bersama dan sesi foto di depan posko. Gerakan ini diharapkan mampu memantik rasa empati masyarakat luas untuk saling membantu hingga kondisi para korban pulih kembali. [MA]




















