BANDA ACEH,KABARDAILY.COM – Perpustakaan Gampong Meubaca Lueng Daneun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, resmi menerima penghargaan sebagai Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Pembukaan Festival Literasi di Aula Layanan Perpustakaan Aceh, Banda Aceh, Senin (1/9/2025).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen, Dailami, S.Hut, M.Ling menyampaikan apresiasi kepada relawan, masyarakat, serta pemerintah gampong, Camat dan insan pers dab semua pihak yang terus mendorong lahirnya budaya baca di tingkat gampong.
“Ini adalah bukti bahwa semangat literasi bisa tumbuh dari gampong. Kami bangga karena Bireuen mampu berprestasi di tingkat provinsi melalui Perpustakaan Gampong Lueng Daneun,” ujarnya.
Sementara itu, Keuchik Lueng Daneun, Taufiqurahman, ST, kepada media ini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan perpustakaan gampong.
“Perpustakaan Meubaca menjadi pusat belajar dan ruang berkegiatan masyarakat. Kami berharap penghargaan ini semakin memotivasi anak-anak muda dan warga untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.
Terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Bunda Literasi Bireuen atas dukungannya.
Ditempat terpisah, Mukhlis Aminullah, Ketua Komunitas Kertas Buram, mengucapkan selamat kepada perpustakaan Lueng Daneun.
Selain Lueng Daneun, juara kedua diraih oleh Perpustakaan Kampong Penuntungan dari Kota Subulussalam, disusul Perpustakaan Gerbang Ilmu Gampong Manee Tunong dari Kabupaten Aceh Utara sebagai juara ketiga. Adapun harapan I hingga III masing-masing diraih Perpustakaan An Nur Desa Reuhat (Kabupaten Aceh Besar), Perpustakaan Rampagoe Gampong Mee Tanoh (Kabupaten Pidie), dan Perpustakaan Baitul Hikmah Gampong Lamteumen Timur (Kota Banda Aceh).
Acara ini turut dihadiri perwakilan dinas perpustakaan dari kabupaten/kota penerima apresiasi lainnya. Selain penyerahan hadiah, kegiatan juga dirangkai dengan pembukaan Festival Literasi Aceh Tahun 2025. (Rus)




















