Observasi Guru di PMM Model Lesson Study, Guru Model jadi Inspirasi bagi Observer

  • Oleh Khairuddin MPd

KABARDAILY.COM | REPORTASE WARGA – Kami menjadwalkan observasi guru di Platform Merdeka Mengajar (PMM), tugas utama saya tetap sebagai pimpinan dan kegiatan observasi kami lakukan bersama dengan guru-guru.

Kami sedang menerapkan Lesson Study dalam observasi, jadinya selalu ada guru yang mendampingi saya untuk bersama melakukan observasi di kelas.

Setiap guru jadinya punya kewajiban setidaknya tiga kali observasi teman sejawatnya, meski masih junior sekali pun.

Semua tugas observasi dijanjikan dalam Rencana Hasil Kerja (RHK) agar memperoleh nilai pengembangan kompetensi.

Nah, bagaimana jika guru yang akan diobservasi ternyata tidak bisa hadir pada hari yang dijadwalkan ?

Silahkan observasi di hari lain tanpa harus bersama Kepala Sekolah. Boleh saja pada guru model yang berbeda. Sesungguhnya observasi bagi sesama guru bukan untuk mengintimidasi guru lain.

Guru sebagai observer bisa belajar inspirasi dari guru model, termasuk kekurangan teman yang akan jadi bahan diskusi dan perbaikan bersama.

Jadwalnya sangat tentatif, bahkan boleh saja di bulan Juni.

Bagaimana pula jika guru model (guru yang diobservasi) tidak bisa tampil pada hari yang dijadwalkan.

Kepala sekolah harus mengakses sistem penilaian guru tersebut, menyimpannya sebagai draft.

Karena jika tidak diakses, laman penilaian kabarnya jadi freeze. Saya belum mengalaminya, namun beberapa kepsek memberitahukan seperti itu. Maka simpanlah sebagai draft.

Lalu guru model haruskah membuat jadwal ulang di PMM, ya ora iso again. Gak bisa lagi.

Jadi lakukan penjadwalan ulang dengan kepsek secara manual saja. Kepsek melakukan penilaian meski bukan pada tanggal yang ditentukan di awal.

Di sekolah kami rentang waktu observasi bulan Februari sampai dengan Juni.

Kami di SMAN 1 Matangkuli, insyaAllah sebelum Ramadhan sudah selesai observasi.

Maret harus sudah selesai tindak lanjut. April selesai refleksi. Mei fokus pada item pengembangan kompetensi guru dan tugas tambahan. Juni sy sudah lega lakukan penilaian dan terbit SKP semester I.

Jika kita merencanakan dengan baik, maka kita sudah menguasai dua per tiga pelaksanaan.

Penulis : Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli Aceh Utara