Oleh : Syaffia Mursyidah (siswa kelas V SDN Neusok Teubalui, Aceh Besar)
SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Pada suatu malam saya pulang mengaji dengan dua orang teman saya yang bernama Ulfia dan Alfia. Pada saat kami sampai disuatu tempat nampaklah satu kuburan lama yang menyeramkan, kamipun menjadi berinding.
Tiba-tiba Alfia pun bertanya “apa itu yang di pagar samping kuburan,”? tanya Alfia.
Saya pun menjawab “mungkin hanya kertas,” jawab saya.
“mungkin bukan, karena kalau kertas itu besar” sahut Ulfia.
Lalu Ulfia bertanya lagi”kalau bukan kertas apa juga? ”
“mungkin itu bukan atau han… han… han… tu… Kabur…. ” teriak saya.
Kamipun berlari hingga jauh. Sesampainya ditengah jalan kami baru teringat bahwa ibu sudah menunggu dirumah. Kami pun pulang buru buru pulang.
Sesampaimya di rumah ibupun bertanya dengan muka sedikit masam.
“Dari mana kamu? Kenapa pulangnya telat sekali? Tanya ibu.
Sayapun menjawab dengan tergesa gesa. ” Tadi kami lihat hantu”.
Sayapun pergi ke dapur, makan, cuci muka, gosok gigi dan pergi tidur.
Tapi saat mau tidur saya tidak bisa memejamkan mata karena masih teringat akan kejadian tadi.
Malam pun berlalu.
Pada pagi hari sayapun mandi, sholat dan pergi ke sekolah. Saat di sekolah kami menceritakan pengalaman kami semalam kepada teman-teman lainnya.
Saat mereka mendengar cerita kami, mereka pun merinding dan ingin juga melihat kuburan tersebut.




















