MIN 10 Bireuen Dipenuhi Sedimen Lumpur, Pembersihan Dibantu TNI dan Kemenag

KABARDAILY.COM – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Bireuen dipenuhi sedimen lumpur sisa banjir bandang, yang menyebabkan aktivitas belajar mengajar terganggu. Pembersihan lingkungan madrasah dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pihak sekolah, TNI, serta Kementerian Agama (Kemenag) Bireuen sejak tiga hari terakhir.

​Kepala MIN 10 Bireuen, Asniati, S.Ag., MA., menjelaskan bahwa ketebalan lumpur menutupi hampir seluruh area madrasah, mulai dari halaman, ruang kelas, hingga fasilitas sanitasi (MCK).

​“Pembersihan dilakukan oleh para guru dan tenaga non kependidikan, dibantu personel TNI dari Batalyon 113/Jaya Sakti, Posramil Peusangan Siblah Krueng, serta dukungan penuh dari Kemenag Bireuen,” ujar Asniati di Lueng Daneun, Jumat (26/12/2025).

​Dalam aksi tersebut, Kemenag Bireuen mengerahkan satu unit alat berat (beko) untuk mengeruk sedimen lumpur yang cukup tebal agar proses pembersihan lebih cepat tuntas. Sementara itu, personel TNI bersama warga sekolah fokus membersihkan sisa lumpur di dalam ruangan menggunakan peralatan manual.

​Asniati menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam membantu pemulihan kondisi sekolah.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI dan Kemenag Bireuen. Bantuan ini sangat berarti agar anak-anak bisa segera kembali belajar dengan nyaman,” pungkasnya.

Banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen bukan hanya merusak fasilitas MIN 10 Bireuen. Kondisi yang sama dialami hampir semua madrasah yang berada dibawah naungan Kemenag Bireuen. (MA)