BANDA ACEH,KABARDAILY.COM – Pemilu serentak 2024 semakin dekat. Sejumlah kalangan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti dan bertarung pada ajang pesta rakyat lima tahunan pada 14 Februari 2024 mendatang.
Banyak nama-nama calon yang bermunculan di masyarakat, mulai dari petahana hingga wajah baru yang ikut meramaikan kontestasi tersebut.

Salah seorang kandidat yang bermunculan ke permukaan ialah tokoh masyarakat yang juga dikenal agamawan yakni, Dr. H. A. Mufakhir Muhammad, MA. Mantan dosen di UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dapil seluruh Aceh.
Ustadz Mufakhir -sapaan akrabnya- terdaftar menjadi salah satu calon tetap anggota DPD RI dari Dapil Aceh untuk bertarung dengan 28 nama lainnya memperebutkan jatah 4 kursi ke Senayan.
Lelaki kelahiran Glumpang Bungkok, Pidie, 60 tahun lalu itu dikenal sebagai individu yang tegas, amanah, dan sederhana dalam pergaulan. Ia mendapatkan nomor urut 4 dalam pemilihan yang akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024 nanti.
Sebagai figur yang sudah matang akan pengalaman, dirinya ingin berbuat lebih banyak untuk menjadi juru sambung terhadap aspirasi dari warga Aceh yang ingin diperjuangkan hak-hak mereka.
Dalam visi misi yang dicanangkan, Ustadz Mufakhir fokus pada peningkatan syariat Islam, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi/pariwisata lokal. Ia juga ingin untuk meningkatkan fungsi senator DPD yang turut punya peran untuk mengawasi kebijakan pusat terhadap daerah.
Ustadz Mufakhir yang juga penceramah tetap di Masjid Raya Baiturahman ini dikenal perhatian terhadap keluhan masyarakat. Ia sering mengadakan pertemuan dengan warga untuk mengumpulkan masukan dan memahami kebutuhan mereka. Bahkan kedermawanan hingga kepedulian sosialnya kepada sekitar sudah terbangun dari lama alias bukan pencitraan semata. Hal ini membuatnya menjadi sosok yang dihormati dan diakui oleh masyarakat setempat.
Pemilu tahun ini adalah momen penting bagi warga Aceh untuk memilih wakil mereka di tingkat legislatif. Ustadz Mufakhir, dengan dedikasi dan reputasinya yang baik, berharap mendapatkan dukungan suara serta kepercayaan dari masyarakat dalam pemilihan yang akan datang.
“InsyaAllah, dengan bekal pendidikan, loyalitas pada aturan agama, pengalaman organisasi dan birokrasi, saya memiliki sedikit “modal dasar” untuk berkiprah lebih baik di Senayan dalam menyuarakan harapan masyarakat Aceh. Karena terjun ke dunia politik adalah bagian dari pengabdian diri, maka harus bermanfaat bagi masyarakat. Semoga Allah mempertautkan hati kita untuk sama-sama berjuang buat kejayaan Aceh di masa depan.” tandas Ustadz Mufakhir




















