Maghfhirah Murni Bintang Permata, S.Pd. M.Sn, Koordinator Prodi Seni Tari ISBI Aceh

KOTA JANTHO,KABARDAILY.COM – Maghfhirah Murni Bintang Permata, S.Pd., M.Sn dilantik sebagai Koordinator Prodi Seni Tari ISBI Aceh oleh Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd Jumat 3 Januari 2025 di Aula kampus tersebut.

Maghfhirah Murni Bintang Permata dilantik bersama 33 pejabat lainnya di lingkup ISBI Aceh.

Program Studi (Prodi) Seni Tari mempelajari tentang gerakan tubuh yang ekspresif, berirama, dan memiliki makna tertentu.

Prodi ini mencakup berbagai aspek, seperti:
Teori dan praktik menari
Sejarah tari, Cara mengajar tari, Gaya tari, mulai dari tradisional hingga modern, Cara menciptakan koreografi tari.

Lulusan Prodi Seni Tari dapat bekerja sebagai:
Penari di acara-acara tertentu.

Guru tari di sekolah
Pencipta tari, yaitu individu yang mampu menuangkan ide dan konsep seni ke dalam berbagai bentuk karya tari.

Pengkaji tari, yaitu individu yang mampu menganalisis beragam fenomena tari dan menuangkan hasil dan analisis interpretasinya dalam karya tulis ilmiah bidang tari.

Beberapa kampus yang memiliki Prodi Seni Tari, antara lain: ISBI Aceh, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung
Institut Seni Indonesia Denpasar, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Jambi, Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), dan Universitas Negeri Malang.

Prof. Dr. Wildan MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan salah satu langkah strategis ISBI Aceh untuk terus mendorong profesionalitas dan inovasi dalam pengelolaan institusi.

“Reformasi birokrasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan ISBI Aceh,” ujar Wildan.

Para pejabat yang dilantik ini merupakan individu yang telah melalui seleksi ketat dan dinilai memiliki kompetensi untuk mendukung kemajuan ISBI Aceh.

Wakil Rektor I, Dr. Ratri Candrasari, juga berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat membawa semangat baru untuk memajukan institusi. “Kami yakin bahwa dedikasi dan profesionalitas para pejabat baru ini akan menjadi motor penggerak bagi tercapainya visi ISBI Aceh,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor II, Dr. Ir. Marwan, menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang baik untuk mendukung seluruh program kerja yang telah dirancang. “Tugas kita adalah memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sesuai dengan perencanaan yang matang,” ungkap Marwan.

Acara pelantikan ini juga menjadi momentum refleksi bagi ISBI Aceh untuk terus berinovasi di bidang seni dan budaya. Beberapa pejabat yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi institusi,” ungkap Achmad Zaki MA, Humas ISBI Aceh baru.

Acara ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar reformasi birokrasi ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas dan reputasi ISBI Aceh. Para pejabat baru diharapkan dapat segera menjalankan tugas dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi.

Dengan pelantikan ini, ISBI Aceh menunjukkan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem birokrasi guna mendukung pengembangan seni dan budaya, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.[*]