KABARDAILY.COM,BIREUEN – Menjelang Idul Fitri 1447 H, pusat Kota Bireuen mulai dipadati warga yang berburu berbagai kebutuhan lebaran. Pantauan di lapangan, Selasa (17/3/2026) sejumlah ruas jalan utama seperti kawasan Jalan Malikussaleh, Jalan Ramai dan Jalan Rel Kereta Api terlihat sangat ramai oleh aktivitas masyarakat sejak sore hingga malam hari.
Warga tampak memadati pertokoan untuk membeli pakaian baru, kue lebaran, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Suasana belanja semakin meningkat seiring semakin dekatnya hari raya, yang juga berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di titik-titik pusat pertokoan.
Di kawasan Jalan Ramai, toko kosmetik seperti Duta Cosmetic dipenuhi kaum perempuan. Antusiasme pembeli terlihat dari antrean yang cukup panjang di kasir. Putri (21), salah seorang pengunjung, mengaku rela mengantre demi mendapatkan produk incarannya.
“Mumpung stoknya masih ada dan mumpung sempat, jadi ya harus sabar mengantre. Suasananya memang sudah terasa banget lebarannya, ramai sekali di dalam,” ujar Putri.
Inas Hani, Beauty Advisor di Duta Cosmetic, menyebutkan bahwa sejak awal Ramadhan pengunjung terus meningkat. Pihaknya bahkan menambah jam operasional untuk melayani pembeli yang membeludak.
“Kami buka sampai jam 1.00 WIB dinihari, tergantung jumlah pengunjung yang berbelanja,” katanya.
Sementara itu, toko pakaian Istiqomah Cula-Cula di kawasan Gelanggang Gampong (Cureh) juga diserbu warga. Selain toko besar, pedagang pakaian di emperan kaki lima turut menjadi pilihan masyarakat yang mencari busana dengan harga lebih terjangkau.
Kondisi ekonomi yang menggeliat ini mendapat apresiasi dari Muhammad Zaki, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bireuen. Menurutnya, keramaian ini merupakan sinyal positif bagi pemulihan ekonomi daerah.
“Ini membuktikan masyarakat tetap bersemangat menyambut Lebaran, walaupun baru beberapa bulan lalu kita sempat mengalami musibah banjir,” sebut Zaki.
Tak hanya sektor ritel, sektor kuliner pun kecipratan berkah. Sejumlah warung kopi dan kafe, seperti di Simpang Empat Cafe (depan Suzuya Mall) dan sepanjang jalan depan RSU dr Fauziah, dipenuhi warga yang melepas lelah setelah berbelanja.
Meningkatnya aktivitas ini menjadi penanda kuat tradisi tahunan di Kota Juang tetap terjaga, sekaligus menjadi momen penting bagi para pelaku usaha lokal untuk meningkatkan omzet mereka di penghujung bulan Ramadhan. (MA)




















