Jadi Pembina Upacara di SMAN 9 Banda Aceh, Ini Penyampain Kadisdik Aceh

KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Rutinitas upacara bendera pada hari Senin merupakan hal yang biasa dilakukan oleh masing-masing sekolah/madrasah semua jenjang di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Aceh.

Namun, kali ini sangat spesial bagi semua warga SMA Negeri 9 Banda Aceh, karena yang menjadi inspektur atau pembina upacara adalah Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP.

Orang nomor satu di jajaran Dinas Pendidikan Aceh itu menjadi pembina upacara di SMA Negeri 9 Banda Aceh di penghujung bulan Agustus, Senin (31/8/2006) pagi.

Kadisdik Aceh, Murthalamuddin menyampaikan, kepada para siswa hendaknya dari rumah sudah niatkan belajar demi kesuksesan, tentu orang tua selalu memberikan apa yang kita butuhkan untuk kebahagian anaknya.

“Sukses kalian akan menjadi kebanggaan bagi orang tua, hasil yang diperoleh hanya untuk kalian, bukan untuk orang tua. Setiap apa yang kalian usahakan akan menjadi bagian di masa depan,” ujar Murthalamuddin.

Katanya, pembelajaran mengikuti zaman terutama dengan dunia sekarang yang sudah penuh dengan AI atau lebih dikenal dengan kecerdasan buatan.

Lebih lanjut, Murthalamuddin memberikan arahan kepada semua guru dan tenaga kepedidikan agar menjadi guru terbaik dalam membimbing siswa. Didiklah mereka sebagai mana anak kita sendiri.

“Proses belajar mengajar harus diawali dengan literasi dalam kelompok belajar. Guru harus melatih kemampuan komunikasi siswa dalam PBM, menjadi moderator, presentasi hasil diskusi dan lainnya,” kata Murthalamuddin.

Dikatakannya, ruang kelas merupakan tempat yang sangat dinamis dan mampu memberi kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi materi pembelajaran.

Selanjutnya pesan Kadisdik Aceh, proses pembelajaran di kelas harus mampu mendorong capaian kompetensi akademik dan pembentukan karakter.

Seterusnya, membuka kesempatan seluas-luasnya kepada peserta didik untuk tumbuh dan kembangkan sesuai bakat dan minatnya.

“Sekolah harus menjadi tempat menabur kebaikan, lupakan kesalahan orang lain dan ingatlah kebaikannya, sehingga menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman bagi guru, tendik dan peserta didik,” tandas Murthalamuddin.

Kelala SMA Negeri 9 Banda Aceh, Zulfikar SE MSi mengucapkan, terima kasih kepada Kadisdik Aceh yang telah menjadi pembina upacara di sekolah ini.

“Kadisdik Aceh telah memberikan motivasi kepada peserta didik dan semua guru serta tenaga kependidikan di SMA Negeri 9 Banda Aceh dengan pesan-pesan yang sangat positif,” imbuhnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Banda Aceh ini menyampaikan, selesai upacara Kadisdik Aceh menyerahkan piagam penghargaan kepada salah seorang guru SMA Negeri 9 Banda Aceh.

“Piagam itu diserahkan kepada Ira Puspita Sari MPd sebagai guru dengan konten kreator terpilih dalam program Modular SMA tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Direktorat SMA Kemendikdasmen RI,” ungkap mantan Ketua PGRI Kota Banda Aceh ini.

Kemudian kepada Zulfikar, sebagai Kepala Sekolah Mentor BCKS BGTK Aceh tahun 2026 serta 2 orang siswa yang meraih medali Piala Suratin Provinsi Aceh.

“Pelepasan bibit Ikat Lele Jumbo sebanyak 1,000 ekor dan penanaman Pohon Harapan merupakan rangkaian kegiatan Kadisdik Aceh di SMA Negeri 9 Banda Aceh,” tutup Zulfikar.(*)