Isi Tausiah di Suluh Fajar Barakah, Ustadz Mufakhir Ajak Jamaah Resapi Makna Hijrah

Pidie Jaya,kabardaily.com – Da’i kondang sekaligus akademisi UIN Ar-Raniry, Dr. H. A. Mufakhir Muhammad, MA, Sabtu (15/7) tampil mengisi ceramah pada program Suluh Fajar Barakah yang digagas oleh Dewan Dakwah Indonesia Cabang Pidie bertempat di Masjid Jamik Peudaya Padang Tiji.

Dalam ceramahnya, pria yang kerap disapa Ustadz Mufakhir ini mengajak jamaah untuk mengingat kembali makna hijrah karena tak lama lagi umat Islam akan merayakan pergantian tahun dari 1444 menuju 1445 Hijriah.

“Kita harus bersyukur bila hari ini mudah untuk beribadah. Sedangkan dulu Rasullullah saat berjuang menegakkan dinullah di kota Mekkah, harus mengerahkan segala daya upaya bahkan seringnya mendapat ancaman dari orang yang benci kepada dakwah Islamiyyah saat itu hingga Allah menuntun Nabi agar berhijrah ke Madinah yang lebih aman dan nyaman dalam penyebaran risalah.” ujarnya

Lebih lanjut, agamawan asal Pidie yang juga salah seorang calon anggota DPD RI periode 2024-2029 ini menyatakan bahwa hijrah terbaik adalah berpindah dari kesalahan menuju kebaikan. Jangan tunda sampai kematian datang untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam diri kita masing-masing.

“Semua kita mesti berdakwah. Buat diri kita nyaman dengan ibadah. Lalu ajak orang disekeliling untuk turut menyembah dan patuh kepada Allah. Inilah esensi terbaik dari kata hijrah.” seru Ustadz Mufakhir lagi.

Terakhir ia juga menyampaikan bahwasanya cara bagi orang Islam untuk berdakwah ada tiga, yang pertama dengan kekuasaan, kedua dengan lisan dan terakhir dengan hati yang membenci beraneka ragam kemaksiatan.

Semoga di Nanggroe Aceh Darussalam ini, warganya senantiasa satu suara dalam melawan kejahatan, juru-juru dakwah tetap komitmen menyuarakan dan tampil sebagai teladan kebaikan dan para pemimpin yang terpilih dari hajat demokrasi kelak, konsen untuk mempergunakan kekuasaannya dalam mengatur umat agar senantiasa bertambah shaleh dari hari ke hari.[]