Inovasi Sigap Tuha : Dosen dan Mahasiswa Unaya Perkuat Peran Karang Taruna Pandrah Siap Tangani Darurat Lansia

KABARDAILY.COM –  Komitmen dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana terus diperkuat melalui kolaborasi perguruan tinggi dan pemuda desa. Universitas Abulyatama melalui program pengabdian kepada masyarakat menghadirkan kegiatan SIGAP TUHA : Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Tanggap Darurat bagi Karang Taruna dalam Penanganan Lansia Pascabencana” di Aula Kantor Camat Pandrah, Kabupaten Bireuen, Senin (3/8/2026).

Program yang didanai oleh Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun 2026 ini berfokus pada peningkatan kapasitas Karang Taruna dalam menghadapi situasi darurat, khususnya dalam penanganan lansia sebagai kelompok paling rentan saat bencana.

Ketua Tim PKM Universitas Abulyatama, Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep, menegaskan bahwa kesiapsiagaan berbasis komunitas menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana.
“Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi relawan, tetapi juga memiliki keterampilan yang terstandar dalam memberikan pertolongan pertama,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif anggota Karang Taruna Pandrah sepanjang kegiatan. Ketua Karang Taruna, Mubasyir, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting bagi pemuda desa dalam menghadapi kondisi darurat. “Kami merasa sangat terbantu. Ilmu ini sangat dibutuhkan, apalagi untuk membantu lansia saat situasi genting,” katanya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Pandrah, Juanda Abdullah, S.E., M.M, yang menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat ketahanan desa.

Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi melalui website SIGAP TUHA yang dapat diakses di: (https://sigaptuha.com/) Platform ini dirancang sebagai pusat pembelajaran digital yang bisa digunakan secara berkelanjutan oleh Karang Taruna.

Materi inti pelatihan disampaikan oleh tenaga kesehatan profesional, Yunita Yani, Amd.Kep., CWCCA, yang membahas teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta penanganan darurat pada lansia pascabencana. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung seperti resusitasi jantung paru (RJP), pemasangan bidai, teknik evakuasi korban, dan perawatan luka.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Karang Taruna Pandrah juga menerima fasilitas berupa pengelolaan website SIGAP TUHA secara gratis selama dua tahun, serta bantuan tas emergency lengkap dengan perlengkapan P3K dan tandu untuk kebutuhan penanganan darurat di tingkat desa.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimcam, di antaranya Kapolsek, Danramil, aparatur kecamatan, serta mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama.

Melalui program ini, Karang Taruna Pandrah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal kepada masyarakat, khususnya lansia, sehingga risiko fatalitas akibat bencana dapat ditekan secara signifikan.