KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) Banda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh, Minggu (1/11). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat Bireuen yang berdomisili di Banda Aceh dan sekitarnya.
Maulid tersebut dihadiri Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST, Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza SIK MM MH, Bupati pertama Bireuen Drs H Hamdani Raden, serta sejumlah tokoh masyarakat Bireuen lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pemerintah kabupaten terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan IMKB.
Ia juga memaparkan perkembangan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dalam menangani pemulihan pascabencana. Menurutnya, berbagai kesulitan yang dihadapi saat bencana harus menjadi momentum untuk memperkuat ketangguhan daerah.

“Pada masa-masa sulit akibat bencana, kita harus menjadi lebih kuat. Pemkab Bireuen berkomitmen melakukan pemulihan pascabencana, termasuk memperkuat upaya mitigasi,” ujarnya.
Mukhlis turut mengajak masyarakat Bireuen yang berada di Banda Aceh untuk menjaga kekompakan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang dapat merusak citra Kabupaten Bireuen.

“Saya berharap masyarakat tetap menjaga nama baik daerah dan mendukung upaya pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah,” kata Mukhlis.
Sementara itu, Ketua Umum IMKB Banda Aceh, Amiruddin Hasan, juga mengajak seluruh masyarakat Bireuen di Banda Aceh untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan.
Ia menyebutkan, saat ini masyarakat Bireuen juga telah memiliki rumah singgah yang dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung bagi warga yang membutuhkan ketika berada di Banda Aceh. “Kami berharap dukungan dari Pak Bupati,” katanya.
Potensi SDM Bireuen Perlu Disinergikan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IMKB pertama, drg H Saifuddin Ishak M Kes PKK, menyoroti besarnya potensi sumber daya manusia (SDM) asal Bireuen yang tergabung dalam organisasi tersebut.
Menurutnya, IMKB memiliki banyak anggota yang berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari akademisi, birokrasi hingga politik. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan besar apabila dikelola dan disinergikan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Bireuen.
“IMKB memiliki potensi yang besar, kita banyak memiliki akademisi dan guru besar,” kata Saifuddin dalam acara Maulid IMKB Banda Aceh.
Ia mencontohkan, di Universitas Syiah Kuala (USK) terdapat lima dekan yang berasal dari Kabupaten Bireuen. Selain itu, banyak putra-putri Bireuen yang menduduki posisi penting dalam struktur birokrasi Pemerintah Aceh.
Namun, ia menilai potensi besar tersebut belum teridentifikasi dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembangunan daerah.
Saifuddin juga menyinggung kiprah sejumlah tokoh asal Bireuen di dunia politik. Bahkan, beberapa di antaranya pernah dan sedang menduduki jabatan strategis, termasuk sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
“Kita memiliki banyak politisi, ada yang menjadi Ketua DPRA dan Wakil Ketua DPRA dari Bireuen. Ini perlu disinergikan untuk membantu Pak Bupati dalam membangun Bireuen,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Bireuen, khususnya mereka yang memiliki posisi strategis di berbagai bidang, untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Saifuddin juga mengulas perjalanan sejarah IMKB, termasuk pergantian kepemimpinan organisasi tersebut dari masa ke masa. Ia menyebut dirinya sebagai ketua pertama, sedangkan Amiruddin Hasan saat ini merupakan ketua kedelapan.
*Apresiasi Gotong Royong Masyarakat*
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Asrul Abbas, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan Maulid IMKB Banda Aceh.
Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi Mukhtar Paratex yang meskipun berhalangan hadir, telah banyak membantu menggalang dana untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini, terutama kepada Pak Mukhtar Paratex. Meski beliau berhalangan hadir hari ini, beliau sangat berjasa dalam menggalang dana sehingga acara ini sukses,” kata Asrul.
Mantan anggota DPRA tersebut juga mengulas sejarah panjang terbentuknya IMKB. Menurutnya, keberadaan organisasi itu tidak terlepas dari perjuangan dan inisiatif para tokoh Bireuen terdahulu yang menginginkan masyarakat asal Bireuen memiliki wadah paguyuban di Banda Aceh.
“Saya berharap melalui IMKB ini kita terus kompak, bersatu demi kemajuan Bireuen,” pungkas Asrul yang juga anggota DPRK pertama Bireuen itu.
Acara maulid Nabi tersebut juga dirangkai dengan ceramah agama yang disampaikan Tgk. H. Muhammad Yunus dan santunan anak yatim yang diserahkan oleh Direktur Intelkam Polda Aceh, Kombes Pol Said Anna Fauza SIK MM MH dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. []




















