Hancurnya Rumah Tanggaku karena Makhluk Itu

KABARDAILY.COM  |  CERPEN  –   Namaku Indah, dulu aku sempat bercadar. Setelah menikah, aku memutuskan melepaskannya. Aku juga pernah jadi guru TK. Namun setelah berubah tangga, aku memilih fokus mengurus rumah.

Di awalnya pernikahan, seperti layaknya pengantin baru, kehidupan yang sangat harmonis. Solat berjamaah, bahkan ngaji bersama. Ketika Indah salah, di ajarin.
Dalam hati Indah, memang dapat suami yang bisa membawanya ke surga.
Tepat dua bulan pernikahannya, Indah hamil. Suaminya sangat senang.

Malam itu,
“Sayang. Keluar yuk, temani abang potongin rambut” (Ajak suaminya)
“Gapapa sayang? Indah lagi begini” (Sambil memegang perutnya)
“Gapapa sayangku, hanya sebentar” (Lanjut suaminya)
“Oke, Indah siap-siap dulu”.

Dikarenakan jaraknya jauh, mereka pulang kemalaman. Tiba-tiba di jalan, Indah melihat ibu-ibu pakai baju merah bawa plastik sambil menggendong anaknya. Dalam hati Indah ” Kasian sekali ibu itu malam-malam jalan kaki sambil gendong anak lagi”.

Indah pun melewatinya. Indah kembali melihat ke arah tadi. Ia terkejut melihat ibu itu jalan kakinya tidak sampai ke tanah.
Hari pun berganti, bulan berlalu. Genap sudah sembilan bulan kehamilan Indah. Suaminya mulai berubah. Kasih sayangnya mulai pudar.
Jam menunjukkan pukul 12:00 malam.

Terdengar suara ketika pintu, Indah terbangun dari tidurnya menuju kearah pintu.
“Eh sayang, telat kali pulangnya” (Sambil menyalami suaminya).
Suaminya tidak menanggapinya, berlalu masuk kedalam kamar.
“Sayang… Kenapa? Kok pulangnya jam 12 gini” (Lanjut Indah)
“Gak kenapa-napa” (Merebahkan badan ke tempat tidur, dan langsung tertidur) .
Hari-hari perhatian suaminya mulai berkurang, ia malah keseringan asik dengan handphonenya. Hingga tiba hari Indah melahirkan, suaminya tetap acuh tak acuh.

Selama masa nifas, Indah mulai melihat makhluk-makhluk halus. Bahkan anaknya ikut di ganggu. Anaknya keseringan menangis. Ketika mamanya Indah mengayun cucunya tiba-tiba
“Aaaarrgghhhh” (Terdengar jeritan Indah di kamarnya)
“Kenapa nak? ” (Mamanya tergopoh-gopoh memasuki kamar Indah).

“Gak tau ma, tiba-tiba pinggang Indah kayak ada yang injak gitu” (Cerita Indah).
Hal aneh itu terus berlanjut.
Siang itu, Indah menemukan tissu bekasan onani suaminya dibawah tempat tidur. Awalnya Indah mengira itu tissu biasa. Setelah di perhatikan dengan teliti, ternyata bekasan onani. Ingin bertanya langsung kepada pemiliknya. Namun demi rumah tangganya baik-baik saja Indah memilih diam.

“Lalu apa kabar dengan hatiku? Ku biarkan saja ia terluka”
Ke malamnya, Indah kedapatan suaminya mengirimi pesan ke janda.

“Jadi pelakor itu tidak harus cantik, yang penting gatal”

Dan anehnya lagi, suaminya tidak mau menyentuh Indah lagi.
Dari situlah, Indah menceritakan semuanya pada kakaknya.
Kakanya menjawab
“Coba Indah ruqyah”
Indah setuju dengan keputusan kakaknya. Indah pun berangkat ruqyah dengan di temani mamak, anak dan suaminya.
(Ditempat ruqyah).

Indah kerasukan. Tengku berkata”ada dua tubuh di dalam diri Indah. Yang satu suka sama Indah, yang satu lagi kiriman orang”.
Indah masih kerasukan, tiba-tiba ia bicara
“Saya benci dia” (Sambil menunjukkan kearah suaminya)
Lanjutnya
“Saya suka Indah. Gara-gara dia(menunjuk kearah suaminya lagi) dia ambil Indah dariku”.

Umur anaknya yang pertama memasuki enam bulan, Indah hamil lagi.
Suaminya kembali memanjakannya.
Setelah sembilan bulan berlalu, akhirnya Indah melahirkan. Suaminya kembali emosian. Pernah suatu malam
“Abang mau kemana? ” (Tanya Indah penasaran)
Dengan penuh emosi suaminya menjawab
“Ngapain nanya-nanya, ku bacok kamu nanti”.
Indah sering di marahi. Uang belanja perhitungan.

Hari itu, anaknya keasyikan bermain. Tiba-tiba jatuh dengan sendirinya. Dengan muka penuh emosi suaminya memarahi Indah. Disuruh pulang kerumah orang tuanya. Jadinya, Indah keseringan bolak balik pulang kerumahnya dan rumah orang tuanya.
Beberapa hari kemudian, Indah kembali di usir
” Pergi sana, aku muak lihat kamu. Kalau kamu gak pergi, biar aku yang pergi”.

“Rumah tanggaku bagaikan di neraka”

Suatu hari, ada keanehan dari anak pertamanya. Adam, nama anak pertamanya. Ditengah asiknya bermain, tiba-tiba ia bicara
“Ma, kok bapak itu keluar masuk lewat jendela, kan pintu rumah terbuka”.
Malamnya, Adam lagi tidur bicara sendiri
” Jangan ajak Adam main dulu”.
Indah yang mendengarnya langsung bertanya
“Kenapa Adam? ”
“Ibu itu ajak Adam bermain ma. Adam kan lagi bobo, Adam capek”.
Ada juga, pas Adam bermain di halaman rumahnya.
” Ma, ayah itu tokek besar kali di pohon mangga “.

Indah dan suaminya langsung melihat kearah pohon mangga, tapi tidak ada apa-apa.
Keesokan harinya, Adam di ruqyah, ternyata Adam di ganggu makhluk halus juga. Suaminya pun ikut di ruqyah kembali. Setelah itu, rumah tangganya semakin membaik. Suaminya kembali baik dan perhatian. Namun Indah tetap waspada dan hati-hati.

“KISAH NYATA ”
Karya: Sitti zahara Tarmizi
Dari: Ulee gle, Pidie jaya
Salah satu penulis buku Sejuta kisah di tanah rencong.