Gemarikan di SD Meutuah YKA Banda Aceh, Siswa Antusias Kenali Olahan Ikan

KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Suasana halaman SD Meutuah YKA Banda Aceh, kawasan Taman Sari, Sabtu (22/8/2026), tampak berbeda. Puluhan siswa duduk bersama mengikuti kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh melalui Tim Gemarikan P2HP.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana edukatif dan interaktif itu tidak hanya mengajak siswa mengenal manfaat konsumsi ikan, tetapi juga memperkenalkan berbagai bentuk olahan ikan yang lebih menarik dan dekat dengan selera anak-anak.

Di hadapan para siswa, Tim Gemarikan P2HP DKP Aceh memberikan edukasi mengenai pentingnya ikan sebagai sumber pangan bergizi. Para siswa juga diajak berinteraksi dan mengikuti yel-yel Gemarikan yang membuat suasana kegiatan semakin semarak.

“Makan ikan sehat, makan ikan kuat, makan ikan cerdas,” seru para siswa mengikuti ajakan tim.

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika Tim Gemarikan P2HP DKP Aceh menyiapkan 350 porsi bakso ikan. Olahan tersebut dibagikan kepada siswa dan guru untuk dinikmati bersama di halaman sekolah.

Kegiatan makan bersama itu sekaligus menjadi bagian dari edukasi bahwa ikan tidak harus selalu disajikan dalam bentuk masakan rumah tangga seperti digulai atau digoreng. Ikan juga dapat diolah menjadi makanan yang lebih variatif, seperti bakso, nugget dan stik ikan.

Kepala SD Meutuah YKA Banda Aceh, Ida Rahmi, S.Pd, mengatakan pihak sekolah menyambut baik kegiatan Gemarikan karena memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa.

“Alhamdulillah, hari ini kami sangat senang sekali karena kehadiran tamu-tamu dari DKP Aceh melaksanakan kegiatan Gemarikan. Anak-anak mendapatkan pembelajaran langsung dari kegiatan ini,” kata Ida.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang diselaraskan dengan konsep pembelajaran mendalam (deep learning).

Ia menjelaskan, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas melalui guru, tetapi juga dapat diperoleh dari orang tua, wali murid maupun narasumber yang hadir ke sekolah.

“Anak-anak mendapatkan informasi dan pelajaran dari orang-orang yang dihadirkan, termasuk tamu dari DKP hari ini,” ujarnya.

Ida menilai pengenalan berbagai olahan ikan juga penting karena dapat membuka wawasan siswa tentang cara mengonsumsi ikan yang lebih beragam.

“Ternyata ikan itu tidak saja dapat digulai dan digoreng, tetapi bisa diolah menjadi bakso ikan dan makanan menarik lainnya yang disukai oleh anak-anak,” katanya.

Ia berharap kegiatan Gemarikan dapat terus dilaksanakan di SD Meutuah YKA Banda Aceh. Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan DKP Aceh dalam kegiatan edukasi lainnya.

Sementara itu, Fitriani, S.Pi., M.Si, Kasubkor P2HP DKP Aceh sekaligus penanggung jawab teknis kegiatan, mengatakan kehadiran Tim Gemarikan P2HP di sekolah merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya konsumsi ikan sejak usia sekolah.

“Hari ini kami hadir di sekolah ini untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terkait Gemarikan. Kami juga membawa mobil Alih Teknologi dan Informasi (ATI) sebagai sarana untuk mendukung kegiatan Gemarikan,” kata Fitriani.

Menurutnya, edukasi kepada anak-anak menjadi penting untuk membangun kebiasaan makan ikan sejak dini.

“Kami mengajak anak-anak dan para guru untuk meningkatkan konsumsi ikan untuk kesehatan dan kecerdasan,” ujarnya.

Fitriani menjelaskan, ikan merupakan salah satu sumber protein yang memiliki keunggulan tersendiri karena mengandung omega-3 dan relatif rendah kolesterol.

Karena itu, kegiatan Gemarikan tidak hanya berhenti pada ajakan makan ikan, tetapi juga mengenalkan berbagai inovasi pengolahan hasil perikanan agar ikan semakin mudah diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Salah seorang siswa, Zaly (15), siswa kelas VI SD Meutuah YKA Banda Aceh, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya suka makan ikan, terutama menu tumis Aceh seperti tumis ikan tuna dan lainnya. Saya juga suka makan bakso ikan seperti hari ini, sangat lezat,” kata Zaly.

Bagi para siswa, 350 porsi bakso ikan yang disediakan Tim Gemarikan P2HP DKP Aceh menjadi pengalaman tersendiri. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan tentang manfaat ikan, tetapi juga langsung mencicipi produk olahan ikan yang diperkenalkan.

“Terima kasih banyak ya, Pak, baksonya enak sekali,” ucap Zaly.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bakso ikan bersama. Dari halaman sekolah, pesan Gemarikan kembali digaungkan: makan ikan sehat, makan ikan kuat, makan ikan cerdas.(*)