Bhoi Pandrah “Diserbu” Pengunjung di Pekan Kebudayaan Bireuen

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Bolu kering khas Aceh atau biasa disebut bhoi produksi UMKM Lancok Ulim, Kecamatan Pandrah, menjadi primadona di ajang Pekan Kebudayaan Bireuen (PKB). Sejak hari pertama pameran dibuka, stan Kecamatan Pandrah selalu ramai dikunjungi pembeli.

​Pemilik usaha bhoi tersebut, Amni, saat ditemui media ini di lokasi pada Jumat malam (10/10/2025), menyebutkan omzet penjualan setiap malam mencapai Rp 3 hingga Rp 4 juta.

​“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat luar biasa. Banyak yang datang khusus mencari bhoi Pandrah karena rasanya yang khas dan teksturnya renyah,” ujar Amni.

​Sementara itu, Camat Pandrah, Juanda, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat terhadap produk lokal tersebut.

​“Kami sangat bangga UMKM Kecamatan Pandrah, terutama produksi bhoi Lancok Ulim, mendapat sambutan positif. Ini bukti bahwa produk lokal kita mampu bersaing dan punya nilai ekonomi tinggi,” katanya.

​Juanda menambahkan, pihak kecamatan akan terus mendukung promosi dan pengembangan usaha masyarakat melalui pelatihan dan fasilitasi pameran di tingkat kabupaten maupun provinsi.

​Salah seorang pengunjung, Fadhilah, mengaku sengaja datang ke stan Pandrah karena penasaran dengan cita rasa bhoi yang banyak dibicarakan di media sosial.

​“Ternyata enak banget, gurih dan wangi. Saya beli beberapa bungkus buat oleh-oleh,” katanya sambil tersenyum.

​Kehadiran bhoi Pandrah di arena PKB tidak hanya memperkenalkan kuliner khas Aceh, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Pandrah atas potensi UMKM yang terus tumbuh dan berkembang. (MA)