Banjir Aceh

  • Karya Teuku Nufail Zharifsyah, Siswa SMAN 1 Lhokseumawe

KABARDAILY.COM,PUISI

Deru langit tak henti menjatuhkan tangis
Aroma tanah basah menyelimuti alam
Sungai mengamuk, meluap tak teriris
Menelan kampung, menghanyutkan segala malam

Jejak langkah hilang di pusaran air
Rumah terendam, jadi lautan tak bertepi
Bahkan lagi pemandangan yang terukir
Tapi sesak dan tangis yang menghampiri

Di sudut desa yang dulu berseri, kini hanya tersisa duka yang pekat
Kekayaan hanyut, tak ada yang tersisa lagi
Hutan berganti rongsokan beton, menyisakan penyesalan

Kapal-kapal kecil jadi penghubung
Mangantar bantuan dan harapan yang tersembunyi
Aceh berduka, menahan pilu yang tergenang menanti hari esok datang berseri

Lhokseumawe, 3 Desember
2025

Editor : Hamdani Mulya