KABARDAILY.COM – Forum Ri’ayatil Aitam (FORA) Aceh, sebuah wadah silaturahmi dan pengembangan pesantren di Aceh, baru saja menyelesaikan studi banding ke dua pesantren modern di Sumatera Utara, yaitu Pesantren Darul Mursyid (PDM) di Sidapdap, Tapanuli Selatan, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’had as-Sunnah di Medan, Rabu 21 Februari 2024.
Perjalanan yang Penuh Semangat dan Kebersamaan
Kafilah FORA yang terdiri dari 14 orang perwakilan pesantren terkemuka di Aceh, seperti Imam Syafii, Dar Maryam, ar Rabwah, al Kamal, MSBS, SIT Fajar Hidayaj dan PPTQ Wahdah Islamiyah, menempuh perjalanan selama 5 hari (17-21 Februari 2024) dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Belajar dari PDM, Pesantren Modern dengan Prestasi Gemilang
Di PDM, kafilah FORA disambut hangat dan diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas modern, seperti klinik, perpustakaan, ruang belajar, lab bahasa, ruang robotik, dan sarana olahraga. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari sejarah PDM, visi dan misi, program unggulan, dan berbagai prestasi gemilang yang telah diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sesi Sharing dan Silaturahmi yang Memperkaya
Momen penting dalam studi banding ini adalah sesi sharing dan tanya jawab. Para pimpinan PDM dan FORA saling bertukar pengalaman dan ide dalam berbagai aspek pengelolaan pesantren, seperti kurikulum, manajemen, problem solving, dan keuangan.
Sesi ini membuka wawasan dan memperkaya pengetahuan para peserta tentang berbagai strategi pengembangan pesantren modern.
Kunjungan ke STAI Ma’had as-Sunnah dan Salam TV/Risalah FM
Di Medan, kafilah FORA mengunjungi STAI Ma’had as-Sunnah dan mempelajari profil, visi, misi, dan program-program unggulannya. Mereka juga berkesempatan mengunjungi Salam TV dan Risalah FM, divisi dakwah media yang dimiliki yayasan STAI as-Sunnah.
Studi Banding Berbuah Hikmah dan Rencana Tindak Lanjut
Studi banding ini menghasilkan banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi para peserta. Ukhuwah Islamiyah antar anggota FORA semakin erat, dan mereka mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang dapat diterapkan untuk mengembangkan pesantren/sekolah mereka masing-masing.
Sebagai tindak lanjut, FORA akan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan hasil studi banding ini dapat diimplementasikan secara nyata dan membawa perubahan positif bagi kemajuan pesantren/sekolah di Aceh.
FORA: Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam di Aceh
FORA berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Aceh melalui berbagai program, seperti studi banding, pelatihan, dan seminar. Dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah, FORA optimis dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.[*]




















