Hujan Deras, Air Sungai Meluap Banjir Genangi SMKN 1 Jeunib

BIREUEN,KABARDAIKY.COM –  Hujan deras yang melanda Kabupaten Bireuen dan sekitarnya sejak Kamis (25/1/2024) malam, mengakibatkan air sungai Pandrah dan Jeunieb meluap sehingga banjir mengenangi beberapa tempat di kawasan Peulimbang dan Jeunib sekitarnya.

Salah satu sekolah tergenang banjir akibat ekses meluapnya sungai adalah SMKN 1 Jeunieb. Kegiatan belajar mengajar di sekolah ini pun diliburkan.

FB IMG 1706238842449

Air mulai menggenangi sekolah mulai pukul 03.30 WIB. Ketinggian air di halaman SMKN 1 Jeunieb sempat mencapai 0.75 meter dan ketinggian air di dalam ruangan sekitar 20 cm s.d 50 cm. Air mulai surut sejak Jum’at (26/1/2024) pagi.

FB IMG 1706238875779

“Selain sekolah ada rumah warga yang juga tergenang air. Ketinggian air di jalan antara 20 cm sampai 30 cm. Tapi air mulai berangsur surut pada pukul 9.00 pagi,” ujar Kepala SMKN 1 Jeunieb, Feri Irawan, SSi.,MPd Jumat (26/1/2024) pagi.

Dengan surutnya air, Guru dan tenaga kependidikan SMK Negeri 1 Jeunieb gotong royong membersihkan ruangan yang sempat terendam banjir.

Namun, beberapa lokasi halaman sekolah itu masih tergenang air.

Kepala SMKN 1 Jeunieb, Feri Irawan, mengatakan dampak kerusakan akibat banjir Jum’at pagi masih dalam pendataan. Dia menjelaskan sebelumnya sudah dilakukan upaya antisipasi dengan menyimpan barang serta arsip penting di lokasi yang lebih tinggi.

Feri membenarkan SMKN 1 Jeunieb menjadi langganan banjir tahunan. Kondisi itu lantaran posisi sekolah yang lebih rendah dibandingkan jalan serta parit. Selain itu, sekolah berdekatan dengan alur sungai.

“Kalau airnya murni dari hujan, sebenarnya bisa diantisipasi, tinggal mengatur drainasi. Kalau kondisi air di parit dan sungai sudah meluap, air akan masuk ke sekolahan karena secara geografis posisi sekolah di lokasi terendah,” kata dia.

“Dari kasus banjir saya dapat pelajaran banyak. Tidak perlu menyalahkan siapapun tetapi berdamai dengan masalah, ” paparnya. [ Rus ]