Petani Cengkeh Pulo Aceh Kembali Bergairah, Ini Sebabnya

KOTA JANTHO,KABARDAILY.COM – Petani cengkeh Pulo Breuh dan Pulo Nasi Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar terlihat kembali bergairah dalam merawat dan mengelola panen buah cengkeh.

Hal itu terlihat saat tim kabardaily.com mewawancarai seorang petani cengkeh, Tgk Muslem, Jumat 12 Januari 2024 di Meulingge, Pulo Breuh Kecamatan Pulo Aceh pada waktu itu sedang menjemur cengkeh.

FB IMG 1705581383165

Kepada media ini Tgk Muslem mengucapkan alhamdulillah kami petani sudah mulai bergairah kembali dalam merawat cengkeh karena harga jual sudah lumayan bagus sekitar rp105.000 per kilonya.

“Ini sudah berlangsung beberap bulan, “katanya.

“Kami berharap harga cengkeh bisa naik lagi atau minimal di harga sekarang, jangan turun lagi, “tuturnya.

Di gampong Meulingge terlihat berjejer di pinggir jalan para petani menjemur cengkeh. Selain di Meulingge ada juga beberapa desa yang lain yang merupakan penghasil cengkeh diantaranya, Lampuyang dan Rinon.

Camat Pulo Aceh, Jamaluddin SE yang turut hadir dalam kesempatan itu mengaku senang melihat masyarakatnya sudah mulai lagi menggarap cengkeh.

“Ini artinya denyut ekonomi masyarakat di Pulo Aceh akan meningkat, patut disyukuri, “katanya.

“Kami berharap dukungan dan dorongan dari Pemkab Aceh Besar melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk peremajaan cengkeh dan pelatihan serta cara budidaya cengkeh yang tepat dan berhasil guna, “tutupnya.

Dulu daerah kepulauan Pulo Aceh dan Sabang dikenal sebagai daerah penghasil cengkeh namun karena harga jual mengalami anjlok sehingga para petani tidak membudidayakan lagi.

Diharapkan dengan harga jual cengkeh yang semakin baik para petani dapat kembali menggarap cengkeh sehingga menjadi salah satu sumber ekonomi andalan Pulo Aceh.[*]