Pidie Jaya,kabardaily.com – Empat Guru Penggerak di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh berhasil lolos Seleksi Tahap 1 School Leadership Workshop (SLW) Batch 5 yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek RI secara online. Guru Penggerak yang lolos ini merupakan perwakilan Provinsi Aceh pada Seleksi School Leadership Workshop (SLW) Batch 5 Tahun 2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Kemendikbudristek Nomor : 0727/B3/GT.01.00/2023, perihal Seleksi Tahap I Calon Peserta School Leadership Workshop (SLW) Batch 5(SLW) Batch 5 Tahun 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggrakan School Leadership Workshop (SLW) Batch 5 bekerjasama dengan National Institute of Education (NIE) Singapura secara daring.
Program ini bertujuan untuk menjaring peserta yang potensial yang merupakan peserta seleksi semua Guru Penggerak Angkatan 5 yang berasal dari kabupaten/kota di seluruh provinsi Indonesia yang belum pernah menjadi sasaran SLW pada batch 1, 2, 3 dan 4.
Adapun proses seleksi dengan mengikuti beberapa topik pelatihan mandiri pada Platform Merdeka Mengajar (PMM), yaitu seperti Merdeka Belajar, Profil Pelajar Pancasila, Disiplin Positif dan Refleksi. Keempat topik tersebut harus dipelajari, diikuti, dan dipahami dengan mengakses menggunakan akun belajar.id masing-masing peserta.
Setiap calon peserta diberikan waktu secara mandiri untuk mempelajari semua modul tersebut mulai tanggal 7 sampai 19 Maret 2023.
Alhamdulillah setelah selesai mengikuti rangkaian tahapan pada seleksi pertama, tepat pada tanggal 23 Maret 2023, surat resmi dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas dan Tenaga Kependidikan Nomor :0867/B3/GT.01.00/2023, perihal Hasil Seleksi Tahap I Calon Peserta School Leadership Workshop (SLW) Batch 5 Tahun 2023, dinyatakan empat Guru Penggerak Angkatan 5 dari Kabupaten Pidie Jaya menjadi perwakilan Provinsi Aceh pada seleksi tahap berikutnya, yaitu Seleksi Tahap II berupa Penilaian Essai dan Rencana Tindak Lanjut, serta Diskusi Kelompok Mandiri (Leaderless Group Discussion).
Adapun empat Guru Penggerak Kabupaten Pidie Jaya yang akan mewakili Provinsi Aceh pada ajang seleksi SLW ini adalah Irmayani (SMPN 1 Bandar Dua), Misran (SDN 1 Bandar Baru), Yulizar (SDN 9 Trienggadeng) dan Zahniar (SMPN 2 Ulim). Ketiga dari mereka adalah berprofesi sebagai guru mapel Bahasa Inggris dan PJOK, sedangkan seorang lainnya sudah menjadi kepala sekolah di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.
Menurut Kadisdikbud Pidie Jaya Hauren Ayny, S.Pd yang didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan Muhammad Gade, S.Pd, mengatakan bahwa kelulusan yang dicapai oleh empat Guru Penggerak ini merupakan suatu apresiasi yang sangat luar biasa dan kebanggaan bagi Kabupaten Pidie Jaya karena telah berhasil mewakili Provinsi Aceh pada Seleksi Tahap I SLW Tahun 2023 ini.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan seperti ini menjadi suatu ajang dalam rekrutmen pemimpin pembelajaran yang profesional dalam menyongsong Implementasi Kurikulum Merdeka.
Selain itu, beliau juga mengharapkan bahwasanya dengan adanya Guru Penggerak di Kabupaten Pidie Jaya dapat membawa suatu perubahan ke arah positif demi meningkatkan kompetensi guru dan mutu pendidikan di daerag khusunya, dan Provinsi Aceh pada umumnya. S
emoga Guru Penggerak yang sudah lolos pada Seleksi Tahap I SLW ini, dapat mudah dan diberikan kesuksesan oleh Allah swt dalam mengikuti Seleksi Tahap II nantinya.
Perubahan dalam pendidikan dalam era digitalisasi ini mampu menciptakan guru yang profesional dan pembelajaran yang berpihak pada murid.
“Pidie Jaya siap menyongsong pendidikan yang maju, bermartabat, dan berkarakter iman dan taqwa melalui Pendidikan Guru Penggerak dan Program yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI, “jelasnya pada kesempatan itu juga turut di dampingi Oleh Zulwanis, S.Pd.,M.Si Selaku Analis SDM Bidang Ketenagaan.[*]




















