Rini Hastuti Pendamping Desa yang Tangguh

kabardaily.com – Dalam beberapa hari terakhir, nama Rini Hastuti mendadak viral di kalangan jajaran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Aceh dan para Kepala Desa di Aceh Singkil.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata yang bersangkutan baru saja mendapatkan anugerah penghargaan dari Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kategori Profiling Bumdesa pada perhelatan acara Deklarasi Hari Bumdes Nasional yang digelar di Kabupaten Bintan, Kepuluan Riau, Kamis (2/2/2023).

Penghargaan yang diterima Rini, bukan pencapaian biasa. Ada puluhan ribu Tenaga Pendamping Profesional di Indonesia, dan penghargaan itu diterima oleh seorang Pendamping dari kawasan yang jauh dari hingar bingar ibukota Provinsi bahkan jauh dari ibukota Kabupaten Aceh Singkil. Seperti kita ketahui, untuk menuju ke Kecamatan Pulau Banyak, dan berpindah dari satu desa ke desa lainnya, tidak semudah kita berpindah dari Kecamatan Rimo ke Kecamatan Gunung Meriah.

Untuk ke Pulau Banyak, butuh energi dan nyali mengarungi laut yang luas, Samudera Hindia Dan, Rini Hastuti bekerja sebagai Pendamping Desa di kawasan sulit tersebut.

Perempuan kelahiran Desa Teluk Nibung Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Singkil tersebut ternyata sudah kenyang asam garam pendampingan di kawasan sulit. Sebelum “naik pangkat” pada awal Desember 2022, yang bersangkutan terlebih dahulu menjadi Pendamping Lokal Desa, garda terdepan pendampingan desa. Rini sudah terbiasa memfasilitasi musyawarah ataupun pertemuan masyarakat di beberapa desa kepulauan yang menjadi wilayah Kecamatan Pulau Banyak.

Rini yang dihubungi media ini via telepon seluler, Minggu (5/2/2023) menyampaikan bahwa motivasinya menjadi Tenaga Pendamping Profesional adalah untuk ikut serta melakukan perubahan terhadap perkembangan desa, dari status Indeks Desa Membangun (IDM) Desa Sangat Tertinggal menjadi setingkat lebih tinggi yaitu Tertinggal. Desa Berkembang menjadi Desa Maju. Begitu juga dari sisi ekonomi, harus lebih maju, dengan mengembangkan Bumdes-nya, sesuai dengan potensi masing-masing.

Mohammad Asmar Lubis, Koordinator Kabupaten (Korkab) P3MD Kabupaten Aceh Singkil.
“Penghargaan Ini berkat kegigihan dan perjuangan serta kekompakan semua pihak, yang saling mendukung” sebut Asmar via WhatsApp.

Asmar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pulau Baguk dan Pengurus Bumdes Karya Mandiri yang terus bersinergi dengan seluruh Pendamping untuk kemajuan desa.

Begitupun yang disampaikan Koordinator Provinsi (Korprov) P3MD Aceh, Mursyidan. Selaku orang nomor satu di jajaran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Aceh, Mursyidan memberi apresiasi atas capaian salah satu Pendamping Desa yang berprestasi tersebut.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi Tenaga Pendamping Profesional yang lain, agar dapat mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional” kata mantan Keuchik salah satu desa di Aceh Besar tersebut via telepon seluler kepada media ini.[ Mukhlis ]