UNAYA Borong Prestasi di Manado: Peringkat I UKNI Aceh, 15 Penghargaan INSCO 2026 dan Apresiasi Dosen

KABARDAILY.COM – Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Abulyatama (UNAYA) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Rapat Tahunan Anggota (RTA) ke-24 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Manado, Sulawesi Utara.

Tiga capaian utama berhasil diraih, yakni peringkat I kelulusan Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI) Regional I Aceh dengan persentase 85,11 persen, 15 penghargaan mahasiswa pada The 5th Indonesian Nursing Student Competition (INSCO) 2026, serta penghargaan dosen dalam pengembangan soal uji kompetensi nasional.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners UNAYA, Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep., yang hadir langsung dan menerima penghargaan di Manado, menyampaikan bahwa prestasi tersebut semakin memperkuat rekam jejak pendidikan keperawatan Universitas Abulyatama di tingkat regional maupun nasional.

“Alhamdulillah, tahun 2026 UNAYA kembali meraih peringkat pertama kelulusan UKNI Regional I Aceh untuk kategori 25–59 peserta dengan kelulusan 85,11 persen. Prestasi ini sekaligus melanjutkan konsistensi UNAYA selama empat tahun berturut-turut berada di dua besar Regional Aceh,” ungkap Iskandar dari Manado.

Ia menjelaskan, pada 2023 UNAYA meraih peringkat I dengan kelulusan 87,88 persen dalam RTA AIPNI di Yogyakarta, 2024 peringkat II dengan 88,64 persen di Surabaya, 2025 peringkat II dengan 79,49 persen di Batam, dan 2026 kembali meraih peringkat I dengan 85,11 persen di Manado.

14 Mahasiswa UNAYA Raih 15 Penghargaan INSCO 2026

Selain prestasi kelulusan UKNI, sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) FIKes UNAYA berhasil meraih 15 penghargaan pada ajang INSCO ke-5 Tahun 2026, berdasarkan SK Pimpinan Pusat AIPNI Nomor 023/KEP/AIPNI/2026.

Adapun mahasiswa PSIK berprestasi tersebut adalah:
1. Iskandar Gunawan Muhra, Juara II Fotografi (The Technical Master Category) dan Juara Harapan III Public Speaking (The Persuasive Diplomat Category).
2. Karvia Sasra, Juara Harapan I (The Most Visionary Innovation Category).
3. Somaia Sofia, Juara Harapan I (The Persuasive Diplomat Category).
4. Laily Rizki Hapni, Juara Harapan III (The Most Visionary Innovation Category).
5. Siti Raihan Wirda, Juara III Poster (Best Public Educator Poster Category).
6. Muhammad Qawwa Emaida, Juara Harapan II Fotografi (The Soul of Compassion Category).
7. Uswaton Hasanah, Juara III (Most Aesthetic Design Poster Category).
8. M. Rozan Gapi, Juara Harapan I Poster (Best Public Educator Poster Category).
9. Khelsa Listya, Juara Harapan I (Best Public Educator Poster Category).
10. T. Ruhul Farabi, Juara Harapan I (Most Aesthetic Design Poster Category).
11. Israr Rizal, Juara III (Most Aesthetic Design Category).
12. Hendra Pratama, Juara II (The Technical Master Category).
13. Ayu Dia Mirza, Juara I Desain Poster (Best Public Educator Poster Category).
14. T. Gigin Onoma, Juara Harapan I (Most Aesthetic Design Category).

Keberhasilan mahasiswa tersebut tidak terlepas dari pembinaan dan pendampingan Ns. Yullyzar, MNS dan Ns. Riyan Mulfianda, M.Kep. selaku dosen pembimbing.

Dosen UNAYA Raih Penghargaan Pengembangan Soal UKOMNAS

Prestasi lainnya turut diraih dari kategori dosen. Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep. memperoleh penghargaan sebagai penulis soal dengan 17 butir soal yang berhasil lolos Panel Expert Try Out Uji Kompetensi Nasional (TO UKOMNAS) XXXVII.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi dosen UNAYA dalam pengembangan instrumen evaluasi kompetensi calon perawat profesional di tingkat nasional.

Menurut Iskandar, rangkaian prestasi ini merupakan hasil kerja sama pimpinan universitas, fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, pembimbing klinik, mahasiswa, serta mitra pendidikan.

“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bukti komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan. Terima kasih kepada pimpinan Universitas Abulyatama dan FIKes, para dosen pembimbing, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi mengharumkan nama institusi,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kesiapan lulusan menghadapi uji kompetensi, serta mendorong mahasiswa dan dosen semakin aktif berprestasi.

“Empat tahun konsisten di dua besar UKNI Regional Aceh, ditambah 15 penghargaan INSCO dan prestasi dosen pada tahun 2026, menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan keperawatan Universitas Abulyatama,” tutup Iskandar dari Manado, Sulawesi Utara.