Cegah Karhutla Lebih Efektif di Masa Depan, Prabowo Akan Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional

KABARDAILY.COM –  Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan akan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pendekatan yang lebih presisi.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (24/9), sebagaimana dijelaskan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Raja Juli mengatakan lembaga tersebut akan berada di bawah pengawasan langsung Presiden Prabowo dan diisi oleh para ilmuwan serta profesional yang diharapkan mampu merumuskan strategi pencegahan karhutla berbasis riset dan teknologi.

Ia juga menjelaskan bahwa BPGMN nantinya akan memiliki peran yang berbeda dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), yang dibubarkan pada 2024.

“Tujuannya adalah melakukan pencegahan, ya, karena semua sadar bahwa pencegahan adalah jauh lebih penting, lebih efektif, dan lebih efisien ketimbang tindakan-tindakan yang bersifat reaktif reaksioner,” jelas Raja Juli.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, Prabowo meminta BRIN mendukung operasional BPGMN dari sisi teknologi dan inovasi.

Salah satu teknologi yang akan dikembangkan adalah perangkat pendeteksi dini titik panas (hotspot), yang selama ini telah dikembangkan BRIN bersama Kementerian Kehutanan.

“Dan sekarang, kita akan terus perbarui (teknologi tersebut) dengan AI yang semakin canggih untuk bisa mengantisipasi kebakaran hutan lebih dini lagi,” paparnya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pembentukan BPGMN sejatinya adalah hasil rekomendasi para ahli yang diundang Prabowo dalam diskusi panel pada hari ini.

Brian mengatakan para ahli menekankan pentingnya satu lembaga yang memiliki data terperinci serta mengelola informasi terkait pengelolaan lahan gambut di Indonesia agar upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif.

Ia mengatakan Prabowo menyambut baik gagasan tersebut dan mengarahkan agar badan itu diisi oleh para ilmuwan yang berkompeten. “Sehingga nantinya penanganan gambut itu bisa dilakukan dengan baik,” imbuh Brian.