KABARDAILY.COM – Dua siswi Madrasah Aliyah (MAN) asal Kabupaten Bireuen berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Shafa Nadhira Zulrie dari MAN 2 Bireuen dan Lizatul Rahmi dari MAN 7 Bireuen dinyatakan lulus sebagai peserta program AFS Mubadala Global Future Leaders Network 2026 Batch 2.
Program pertukaran dan kepemimpinan bergengsi ini diselenggarakan atas kerja sama AFS dengan SKK Migas dan Mubadala Energy, serta berada di bawah naungan Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian kedua peserta didik tersebut.
”Selamat dan sukses kepada Shafa Nadhira Zulrie dan Lizatul Rahmi. Semoga momentum ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi madrasah lainnya untuk terus berprestasi dan mengasah kemampuan kepemimpinan di tingkat global,” ujarnya di Bireuen, (10/9/2026).
Sementara itu, Drs. Al Ghazali, M.Pd., Kepala MAN 7 Bireuen, mengaku bangga atas pencapaian siswinya, Lizatul Rahmi, yang mampu bersaing hingga tingkat nasional dalam seleksi program internasional tersebut.
”Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berkiprah di panggung global. Kami di madrasah akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan potensi para siswa agar lahir generasi muda yang berkarakter dan berwawasan luas,” kata Al Ghazali.
Melalui program AFS Mubadala Global Future Leaders Network 2026 Batch 2, para peserta akan mengikuti pembekalan intensif berbasis daring serta dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka (in-person workshop) yang dijadwalkan berlangsung pada 14–19 September 2026 di Aston Kartika Grogol, Jakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, pemahaman lintas budaya, serta wawasan seputar isu-isu keberlanjutan. (MA)




















