KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, mengikuti kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh di Hotel Rasamala, Kota Banda Aceh, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergi antar daerah dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh Aceh.
Forum yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026 itu mempertemukan Bunda PAUD dan Ketua Pokja Bunda PAUD dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan koordinasi, penyamaan persepsi, serta penyusunan langkah-langkah strategis dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata.
Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan program pendidikan anak usia dini di masing-masing daerah.
“Melalui forum ini, kami dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat koordinasi dengan Bunda PAUD serta Pokja dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Tentu berbagai hasil diskusi dan rekomendasi yang diperoleh akan menjadi bahan untuk terus meningkatkan kualitas layanan PAUD di Aceh Besar,” ujarnya.
Menurut Rita, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemampuan anak. Karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar layanan PAUD semakin berkualitas dan mampu menjangkau seluruh anak.
Ia berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat memperkuat implementasi berbagai program PAUD di Aceh Besar, baik melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi masyarakat, maupun pemerintah gampong.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, saat menyampaikan sambutannya menegaskan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai mitra Bunda PAUD dalam merencanakan, mengoordinasikan, mengawal, hingga mengevaluasi berbagai program peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
“Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia dimulai dari pendidikan anak usia dini. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata di seluruh Aceh,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Meutia Juliana, S.STP., M.Si., serta Bunda PAUD dan Ketua Pokja Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.(**)




















