KABARDAILY.COM,KOTA JANTHO – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terus mengintensifkan upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan melaksanakan vaksinas dengan menargetkan sekitar 50 ekor sapi mendapat vaksin PMK dan pemberian vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak, di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Koordinator Puskeswan Bukloh di Kecamatan Ingin Jaya, mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK), serta didukung para peternak di wilayah Kecamatan Ingin Jaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Imam Munandar STP melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Uzir SPt MSi mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi kali ini pihaknya menargetkan sekitar 50 ekor sapi mendapat vaksin PMK dan pemberian vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak.
“Pada hari ini kami bersama Koordinator Puskeswan Kecamatan Ingin Jaya melaksanakan vaksinasi PMK dengan melibatkan mahasiswa koas Universitas Syiah Kuala. Target vaksinasi memang tidak terlalu banyak, sekitar 50 ekor sapi, namun kami berharap seluruh target tersebut dapat tercapai,” kata Uzir.
Menurutnya, selain vaksinasi, pemberian vitamin kepada ternak juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan hewan. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara rutin sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan sumber daya yang dimiliki Dinas Pertanian.
“Pemberian vitamin memang harus dilakukan secara rutin sesuai kemampuan yang ada. Sementara vaksin PMK sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas ternak sehingga dapat terhindar dari penyakit mulut dan kuku,” ujarnya.
Uzir menyatakan, meskipun pelaksanaan vaksinasi menghadapi sejumlah tantangan dengan adanya beberapa keterbatasan, namun hal itu tidak menyurutkan semangat petugas di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada para peternak.
“Kami harus tetap semangat membantu para peternak, walaupun dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki dan kondisi cuaca yang sangat panas. Semua itu tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah dalam melindungi kesehatan ternak masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi PMK, mulai dari pemerintah kecamatan, aparatur gampong, peternak, hingga para mahasiswa koas yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Camat, keuchik, seluruh stakeholder, para peternak, serta Kepala Dinas Pertanian yang terus memantau dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi ini. Sinergi semua pihak sangat penting agar upaya pengendalian PMK di Aceh Besar dapat berjalan optimal,” pungkas Uzir.(*)




















