KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Pembina STAI Nusantara Banda Aceh, Dr Tgk Jamaluddin M Thaib MA dihadiahkan Kopiah Tengkolok oleh kampus Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat, Rabu 1 Juli 2026 di Aula STAI Nusantara Banda Aceh.
Pemberian tengkolok diberikan disela kegiatan penanda tanganan MoU dan MoA antara kedua kampus tersebut.

Pemberian tengkolok sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan kontribusinya dalam bidang pendidikan, sosial, dan pembinaan generasi muda.
Prosesi pemasangan tengkulok berlangsung khidmat di hadapan para pejabat, dosen dan mahasiswa dua kampus
Pemasangan tengkulok merupakan simbol penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya sekaligus bentuk apresiasi atas komitmen yayasan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, pembina STAI Nusantara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta penghargaan yang diberikan.
“Penghormatan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial, ” ujarnya.
Penutup atau ikat kepala tradisional masyarakat Melayu di Kabupaten Langkat adalah Tanjak atau Tengkolok.
Tanjak: Merupakan warisan seni ikat kepala leluhur Melayu yang biasa dipakai oleh kaum pria.
Bahan dan Bentuk: Tanjak dibuat dari lipatan kain songket. Bentuknya yang khas dan runcing ke atas melambangkan kewibawaan, kedudukan, dan kehormatan.
Penggunaan: Tanjak digunakan sebagai pelengkap pakaian adat Melayu (seperti baju Teluk Belanga) dalam berbagai acara penting, upacara adat, dan acara resmi.[*]




















