KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) Banda Aceh melaksanakan kegiatan tepung tawar (peusijuek) sekaligus pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 2026 bagi warga Bireuen yang berdomisili di Banda Aceh, Aceh Besar, dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, pukul 10.00 s.d 12.00 WIB di Aula Rizq Kupi, Kota Banda Aceh.
Sebanyak 40 orang CJH yang berasal dari 12 perwakilan kecamatan di Kabupaten Bireuen turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ismunandar, ST., MT yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bireuen, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Penasehat IMKB Prof. Yusni Sabi, Dr. Amri, James NKRI, Prof. Rusdi Ali Muhammad, tokoh masyarakat Bireuen di perantauan, serta unsur akademisi dan pemuda.
Turut hadir Ketua Umum IMKB Drs. Amiruddin Cut Hasan, Ketua Harian IMKB H. Sayed Fakrurrazi, Sekretaris Umum IMKB Iskandar Ahmaruddin, Ketua Panitia Hamli Darni, dan Bendahara Panitia Mursal, S.Pd yang menjadi penggerak utama terselenggaranya kegiatan ini.
Prosesi tepung tawar (peusijuek) terhadap seluruh CJH dilakukan oleh H. Salman, S.Pd., M.Ag, Prof. Rusdi Ali Muhammad, Ust. Fadhil A. Karim, serta Dra. Hj. Jamaliah sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan momen spesial, yakni prosesi peusijuek terhadap Sekda Bireuen yang baru, Ismunandar, ST., MT, sebagai bentuk penghormatan dari Pengurus IMKB Banda Aceh yang dilakukan oleh tokoh Bireuen sekaligus Penasehat IMKB, Prof. Yusni Sabi.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IMKB, Drs. Amiruddin Cut Hasan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat Bireuen di perantauan. “Kita ingin memastikan bahwa para CJH tidak hanya dilepas secara seremonial, tetapi juga dibekali dengan doa, dukungan moral, serta rasa kebersamaan sebagai keluarga besar Bireuen. Ini adalah wujud silaturahmi dan kekuatan sosial kita,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Bireuen, Ismunandar, ST., MT dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif IMKB Banda Aceh dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai religius dan kebersamaan masyarakat. “Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.
Penceramah, H. Salman, S.Pd., M.Ag dalam penyampaiannya menekankan pentingnya meluruskan niat dan menjaga perilaku selama menjalankan ibadah haji. Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. “Haji adalah panggilan Allah. Maka luruskan niat, jaga kesabaran, dan perbanyak doa. InsyaAllah, setiap langkah akan bernilai ibadah,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kelancaran seluruh CJH dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi masyarakat Bireuen di perantauan sekaligus memberikan semangat dan keberkahan bagi para calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.




















