KABARDAILY.COM – Yayasan Pendidikan Islam Karakter (YPIK) Nurul Quran Aceh menyalurkan bantuan donasi tahap pertama kepada para korban banjir bandang di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan sejak 2 hingga 5 Desember 2025 oleh keluarga besar YPIK, yang membawahi PAUDIK, SDIK, dan SMPIK Nurul Quran Aceh.
Ketua YPIK, Ust. Fadhil, SP., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh unsur lembaga terhadap kondisi masyarakat Aceh yang tengah tertimpa musibah. “Alhamdulillah, kepedulian siswa, wali murid, guru, karyawan, serta masyarakat sekitar sangat luar biasa. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.
Akses ke Beberapa Kabupaten Masih Terputus
Musibah banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menimbulkan kerusakan besar dan memprihatinkan. Beberapa daerah bahkan belum dapat diakses kendaraan roda empat dari Banda Aceh akibat jalan yang tertutup material longsor dan rusak berat. Kondisi ini membuat distribusi bantuan menjadi tantangan bagi berbagai pihak.
Dengan mempertimbangkan keterjangkauan lokasi serta tingkat kerusakan, YPIK memilih Kabupaten Pidie Jaya sebagai tujuan penyaluran bantuan tahap pertama, mengingat wilayah tersebut termasuk daerah yang terdampak parah namun masih memungkinkan untuk diakses.
Jenis Bantuan yang Disalurkan
Pada tahap pertama ini, YPIK menyalurkan beragam bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, terdiri dari:
Sembako
Alat kebersihan
Perlengkapan mandi
Perlengkapan bayi
Perlengkapan perempuan
Pakaian layak pakai
Uang tunai
Seluruh bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga Gampong Meunasah Raya oleh tim YPIK.
Desa Rusak Berat, 80% Rumah Tertimbun Lumpur
Gampong Meunasah Raya menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah. Berdasarkan pantauan tim YPIK yang didampingi perangkat desa setempat, hampir 80 persen rumah tertimbun lumpur setinggi hampir 3 meter, bahkan sebagian mencapai atap rumah. Banyak rumah warga tidak lagi layak dihuni, membuat kondisi desa tampak hancur berantakan.
Ketua Tim Donasi dan Pengantaran, Ust. Alfirmansyah Amru, SE, yang memimpin langsung penyerahan bantuan, mengungkapkan kondisi yang sangat memprihatinkan di lapangan. “Kami melihat sendiri bagaimana pemukiman warga tertimbun lumpur dan banyak rumah tak bisa diselamatkan. Warga masih terus berusaha bertahan dan membersihkan sisa-sisa bencana,” jelasnya.
Donasi Tahap Kedua Dimulai 8 Desember 2025
Penggalangan donasi akan kembali dilanjutkan dengan donasi tahap kedua yang dibuka mulai Senin, 8 Desember 2025. YPIK mengajak seluruh keluarga besar dan masyarakat untuk terus membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
“InsyaAllah kita lanjutkan di tahap kedua. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu,” tutup Ust. Fadhil.




















