APKASINDO Berikan Beasiswa kepada 30 Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe

ACEH,KABARDAILY.COM – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) memberikan beasiswa penuh kepada 30 mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan kelapa sawit.

Penyerahan beasiswa tersebut dilakukan dalam acara Rapat Kerja Wilayah APKASINDO se-Aceh yang berlangsung di Aula Gedung Politeknik Negeri Lhokseumawe, Kamis (23/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum APKASINDO Pusat, Dr. Gulat ME Manurung, S.P., M.P., C.A.P.O., IMA, yang juga membuka secara resmi kegiatan rapat kerja tersebut. Dalam sambutannya, Gulat Manurung menyampaikan sejumlah program strategis APKASINDO, antara lain peningkatan kestabilan harga Tandan Buah Segar (TBS) secara nasional serta peningkatan kualitas Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPW APKASINDO Aceh, Ir. Netap Ginting, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD APKASINDO se-Aceh yang terus berupaya memperkuat SDM petani sawit di daerah masing-masing.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ketua DPD APKASINDO se-Aceh yang telah ikut serta dalam menggerakkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan SDM. Selain itu, kami juga berkomitmen membantu meringankan beban mahasiswa melalui program beasiswa. Tahun ini, sebanyak 30 mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe mendapat beasiswa penuh dari APKASINDO bekerja sama dengan Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Abdul Manaf, Ketua DPD Aceh Barat, menambahkan bahwa kehadiran APKASINDO di Provinsi Aceh diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara petani dan perusahaan kelapa sawit.

“Dengan sinergi yang kuat, kita berharap harga TBS di wilayah Aceh dapat terus stabil dan petani semakin sejahtera,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Bireuen, Nurdin, turut mengapresiasi langkah DPW APKASINDO Aceh dalam memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Program beasiswa kuliah gratis yang diberikan kepada mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe merupakan langkah nyata APKASINDO dan Kementan dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan generasi muda di sektor perkebunan,” tutur Nurdin yang juga tokoh masyarakat Bireuen. (MA)