Aceh Besar,KABARDAILY.COM – SMKN 1 Al Mubarkeya terus memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan kerja sama dengan Ida Kerawang Gayo pada Rabu, 24 September 2025, yang berlangsung di sekolah tersebut.
Kerja sama ini mencakup penyelarasan kurikulum sesuai kebutuhan industri, program magang bagi guru, pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa, hingga menghadirkan pembelajaran bersama guru tamu dari pihak industri.
Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Sukmanil Fuadi, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya langkah ini dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK.
“SMK harus mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan adanya kerja sama dengan Ida Kerawang Gayo, kami bisa memastikan bahwa apa yang dipelajari siswa di sekolah tidak jauh berbeda dengan yang dibutuhkan dunia kerja,” jelasnya.
Sukmanil menambahkan bahwa pihaknya juga melihat kerajinan kerawang sebagai potensi besar.
“Kerawang Gayo adalah salah satu produk yang sangat diminati masyarakat, baik di dalam maupun luar Aceh. Jika siswa mampu menguasai keterampilan ini, mereka bukan hanya siap kerja, tetapi juga bisa membuka peluang usaha sendiri,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa program sudah terlaksana sebelum penandatanganan resmi ini.
“Instruktur dari Ida Kerawang Gayo sudah pernah datang ke SMKN 1 Al Mubarkeya untuk mengajarkan guru dan siswa. Begitu juga sebaliknya, guru dan siswa kami sudah melakukan benchmarking langsung ke Ida Kerawang Gayo. Artinya, kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi memang sudah berjalan dan kini diperkuat dengan nota kesepahaman,” pungkas Sukmanil.
Sementara itu, pimpinan Ida Kerawang Gayo, Idawati, menyatakan rasa bangganya dapat bermitra dengan SMK.
“Kami sangat senang bisa berbagi ilmu dengan para siswa dan guru di SMKN 1 Al Mubarkeya. Kerajinan kerawang bukan hanya soal seni, tapi juga disiplin, ketekunan, dan kreativitas,” ujarnya.
Idawati menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung semangat siswa untuk berkarya.
“Harapan kami, dengan belajar secara sungguh-sungguh, siswa bisa menghasilkan produk kerajinan yang tidak hanya indah, tetapi juga punya nilai jual. Kalau hasilnya bagus, tentu bisa dipasarkan dan menjadi kebanggaan sekolah maupun masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi.
“Kerawang Gayo adalah warisan budaya yang harus terus dijaga. Melalui kerja sama ini, kami ingin anak-anak SMK bisa menjadi generasi penerus yang mengembangkan kerajinan khas daerah, sekaligus menjadikannya sumber penghasilan,” tambahnya.
Dengan adanya kerja sama ini, SMKN 1 Al Mubarkeya berharap dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri kreatif sekaligus berperan dalam melestarikan budaya lokal.




















