Bimtek Membaca Nyaring di Bireuen, 150 Peserta Antusias

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Sebanyak 150 (seratus lima puluh) Pustakawan dari berbagai sekolah dan lembaga mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bireuen di ruang baca Dispusip, Senin (30/6/2025).

Plt Kepala Dispusip, Dailami, S.Hut, M.Ling dalam arahannya menjelaskan bahwa membaca nyaring merupakan aktivitas penting yang membantu guru, murid, dan pembaca dalam memahami informasi, pikiran, dan perasaan pengarang.

Ia berharap kegiatan ini dapat memicu semangat peserta untuk terus menggali ilmu serta menjadi agen perubahan yang menularkan semangat literasi kepada lingkungan sekitarnya.

Sebelumnya, Kabid Perpustakaan, Darliana, SE yang jadi Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan antara lain untuk meningkatkan minat baca, mengembangkan kemampuan analisis kritis, mempromosikan buku, memberikan informasi kepada calon pembaca, memperkaya kosakata, membangun budaya literasi, mengembangkan ketrampilan berbicara, meningkatkan ketrampilan pengeharan literasi, dan mendorong pembelajaran interaktif.

Hal yang sama disampaikan Saifuddin, S.Ag, MM, Sekretaris Dispusip. Ia menambahkan secara umum kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pustakawan dalam membaca nyaring dan mempromosikan kegiatan membaca di masyarakat.
Ia juga menyebutkan dua orang narasumber menemani peserta hari ini yaitu Abah Ahmad Subandi.S.Pd dan Siti Alfiah.S.IP.

Pantauan media ini di lokasi tampak peserta yang terdiri dari guru SD, guru MIN, pustakawan sekolah, orang tua yang memiliki anak usia PAUD dan TK dan pegiat literasi serius dan antusias mengikuti paparan dari narasumber.

Materi Bimtek antara lain membahas tentang teknik membaca nyaring yang efektif, strategi mempromosikan kegiatan membaca, dan pengembangan program membaca di perpustakaan.

Nurmalasari, salah seorang peserta Bimtek, kepada media ini menyebutkan
kegiatan sangat penting bagi dirinya dalam meningkatkan kemampuan.

“Sekaligus menambah ilmu dalam hal mempromosikan kegiatan membaca di masyarakat,” sebut guru SD 12 Makmur yang juga relawan perpustakaan Gampong Meubaca Lueng Daneun. (MA)