BIREUEN,KABARDAILY.COM – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi di Gampong Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat setempat khususnya terkait literasi.
Mahasiswa USK akan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Lueng Daneun. Karena KKN kali ini tematik maka pendampingan khusus kepada taman bacaan dan perpustakaan. Hal itu disampaikan Muhammad Bintang Indra Hidayat, Kordinator Desa (Kordes) mahasiswa KKN kepada media ini di Lueng Daneun, Jum’at sore (4/7/2025).
Ia menyebutkan, para mahasiswa KKN akan bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah gampong setempat untuk meningkatkan kualitas literasi.
“Alhamdulillah kami beruntung dapat lokasi perpustakaan Gampong Meubaca, mudah-mudahan keberadaan kami bisa menambah pengayaan kualitas literasi disini,” sebut Bintang.
Hal yang sama diamini rekan-rekannya yang lain. Mereka mengakui senang mendapatkan lokasi KKN di gampong Lueng Daneun. Sebelumnya mereka terlebih dahulu melakukan searching terkait potensi gampong ini di mesin pencari Google.
Keuchik (Kepala Desa-red) Lueng Daneun, Taufiqurahman, ST berharap para mahasiswa KKN dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi gampong, khususnya perpustakaan Gampong Meubaca, baik melalui program kerja yang telah direncanakan maupun inisiatif lain yang muncul selama pelaksanaan KKN.
Sementara itu, pengurus perpustakaan Gampong Meubaca, Husnul Khatimah mengucapkan terima kasih kepada USK dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) atas penempatan para mahasiswa KKN Tematik ini.
“Kami berharap mahasiswa USK dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan literasi. Mudah-mudahan adik-adik mahasiswa juga dapat bekerjasama dengan para relawan untuk kemajuan gampong Lueng Daneun,” sebut Husnul, lulusan Magister Sains USK.
10 orang mahasiswa KKN Tematik Literasi tersebut akan mengabdi di Lueng Daneun selama satu bulan ke depan, berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yaitu
Muhammad Bintang Indra Hidayat (FMIPA),
Akhsania Maisa Rahmah (FMIPA),
Zuwi Pertiwi (FMIPA),
Qandila Ahmara (FMIPA)
Indriani Miza Alfiyanti (FMIPA),
Alfi Zamriza (FMIPA),
Ade Riski (FMIPA),
Aulia Vika Rahman (FMIPA),
M.Ihsan Rizqullah Adfa (FMIPA) dan
Rahayu Safitri (FKIP).
Mereka merupakan bagian dari 129 mahasiswa yang diserahkan oleh Wakil Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USK, Dr Sulatri, M.si kepada Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST di Pusat Pemerintahan Bireuen, Rabu pagi (2/7/2025) lalu. (MA)




















