KABARDAILY.COM,ACEH BESAR — Universitas Abulyatama (UNAYA) resmi melakukan penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan berbagai program di masing-masing gampong.

Penjemputan mahasiswa KKN dilaksanakan oleh jajaran Rektorat Universitas Abulyatama dan dihadiri Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia Universitas Abulyatama, Dr. Ferlya Elyza, S.Pd., M.Pd., Camat Peukan Bada Salamuddin ZM, S.E., dan para Keuchik dikecamatan Peukan Bada, Ketua Panitia Pelaksana KKN UNAYA Mahyuddin, S.T., M.T., kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Muhammad faisal, S.T., MT , para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta perwakilan mahasiswa KKN.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ferlya Elyza menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Universitas Abulyatama di Kecamatan Peukan Bada.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kecamatan Peukan Bada, para keuchik dan perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan KKN Universitas Abulyatama dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan KKN tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa dan perguruan tinggi, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat serta pemerintah setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM, S.E., menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UNAYA di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan dan kinerja mahasiswa selama berada di masing-masing gampong menjadi bagian penting yang turut memberikan gambaran terhadap proses pembelajaran mahasiswa.
“Kinerja mahasiswa selama melaksanakan KKN di masing-masing gampong tentu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan perkuliahan. Apa yang dilakukan mahasiswa di lapangan merupakan implementasi dari ilmu yang diperoleh selama berada di kampus,” jelasnya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kemampuan akademik maupun sosial setelah kembali mengikuti aktivitas perkuliahan di kampus.
Panitia KKN Sampaikan Permohonan Maaf dan Apresiasi
Ketua Panitia Pelaksana KKN Universitas Abulyatama, Mahyuddin, S.T., M.T., dalam sambutannya turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tingkah laku, tutur kata maupun sikap mahasiswa yang kurang berkenan.
“Atas nama panitia dan seluruh mahasiswa KKN Universitas Abulyatama, kami memohon maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tingkah laku, tutur kata, maupun sikap mahasiswa yang kurang berkenan di hati masyarakat,” ungkapnya.
Mahyuddin juga menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan gampong dan seluruh masyarakat yang telah menerima, mendampingi, serta membantu mahasiswa selama menjalankan program KKN.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami berbagai persoalan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan gampong beserta masyarakat yang telah membantu mendidik dan membimbing mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa,” tambahnya.
KKN UNAYA Berdampak Wadah Kreativitas Mahasiswa
Selain menyampaikan evaluasi pelaksanaan KKN, Mahyuddin juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN dan Humas Universitas Abulyatama yang telah berpartisipasi dalam Lomba Video Kreatif Challenge “KKN UNAYA Berdampak”.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan kreativitas sekaligus mendokumentasikan berbagai program pengabdian yang telah dilaksanakan selama berada di tengah masyarakat.
Melalui karya video, mahasiswa dapat menggambarkan berbagai kontribusi, pengalaman, dan aktivitas selama melaksanakan KKN di masing-masing gampong. Kreativitas tersebut sekaligus menjadi media untuk menunjukkan semangat pengabdian mahasiswa serta memperkenalkan berbagai program yang telah dilakukan bersama masyarakat.
Mahyuddin menilai dokumentasi melalui karya kreatif tersebut penting karena dapat menjadi bagian dari rekam jejak pelaksanaan KKN Universitas Abulyatama sekaligus memperlihatkan berbagai bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.
Penjemputan Ditandai Penandatanganan Berita Acara
Rangkaian kegiatan penjemputan mahasiswa KKN ditandai dengan penandatanganan berita acara penjemputan mahasiswa KKN sebagai bentuk administrasi resmi berakhirnya pelaksanaan KKN di Kecamatan Peukan Bada. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Plakat Universitas Abulyatama kepada Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM, S.E. Penyerahan plakat dilakukan oleh Wakil Rektor II Universitas Abulyatama, Dr. Ferlya Elyza, S.Pd., M.Pd., bersama Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM, S.E.
Penyerahan plakat tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus bentuk sinergi antara Universitas Abulyatama dengan Pemerintah Kecamatan Peukan Bada dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Dorong Peran Aktif DPL dan Luaran Akademik KKN
Di tempat terpisah, Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., menekankan pentingnya peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam mengarahkan dan memastikan kinerja mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Menurutnya, DPL memiliki posisi strategis dalam membimbing mahasiswa agar setiap program yang dilaksanakan di masyarakat tetap sejalan dengan tujuan akademik dan mampu memberikan manfaat nyata.
Selain pelaksanaan program di lapangan, Rektor juga menekankan pentingnya menghasilkan luaran dari kegiatan KKN, termasuk melalui publikasi pengabdian kepada masyarakat.
Publikasi tersebut menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus upaya memperkuat kontribusi Universitas Abulyatama dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan KKN tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di masyarakat, tetapi juga harus menghasilkan luaran akademik yang dapat memberikan manfaat lebih luas serta menjadi dokumentasi kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian KKN di Kecamatan Peukan Bada, Universitas Abulyatama berharap berbagai program yang telah dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Di sisi lain, pengalaman mahasiswa selama berada di gampong diharapkan menjadi bekal penting dalam mengembangkan kompetensi akademik, sosial, dan profesional setelah kembali ke lingkungan kampus.
Pelaksanaan KKN tersebut sekaligus mempertegas komitmen Universitas Abulyatama untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pengabdian perguruan tinggi yang berdampak, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.




















