Satu Rumah Terbakar di Samalanga, Tokoh Masyarakat Ajak Dermawan Bantu Korban

KABARDAILY.COM,BIREUEN – Satu unit rumah di  Gampong Matang Teungoh Kemukiman Tanjongan Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, ludes terbakar pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Selain itu, satu unit rumah lain yang berdekatan turut mengalami kerusakan imbas dari kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, mengatakan berdasarkan informasi awal yang diterima dari Posko Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, rumah yang terbakar merupakan milik Arifuddin.

“Rumah tersebut habis terbakar beserta seluruh isinya, sedangkan satu unit rumah milik T. Reka Irnanda terdampak akibat kebakaran tersebut,” ujar Doli, yang juga Camat Kota Juang.

Ia menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Petugas di lapangan masih melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Berdasarkan data sementara, kebakaran ini berdampak pada dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa. Arifuddin (50) tinggal bersama istrinya Nurlaila (45) dan anak mereka Rukaiyah (6). Sementara itu, T. Reka Irnanda (32) tinggal bersama istrinya Nurhaliza (25) serta dua anak mereka yang masing-masing berusia 7 tahun dan 3,5 tahun.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena rumah yang terbakar tidak dapat diselamatkan beserta seluruh isinya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan penggunaan sumber api dalam kondisi aman.

Sementara itu, tokoh masyarakat Samalanga, Darman, mengajak para dermawan untuk ikut membantu meringankan beban korban kebakaran.

“Kami mengajak para dermawan untuk bersama-sama membantu keluarga yang terdampak. Apalagi ini menjelang Lebaran, tentu sangat membutuhkan uluran tangan kita semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar bantuan dapat segera disalurkan guna memenuhi kebutuhan dasar para korban dalam waktu dekat. (MA)