KABARDAILY.COM – Perpustakaan Universitas Almuslim (Umuslim) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas dan budaya literasi, baik di lingkungan akademisi maupun masyarakat luas.
Kepala Perpustakaan Universitas Almuslim, Dr. Afkar, M.Pd kepada media ini menyampaikan kesiapannya untuk membuka pintu kerjasama seluas-luasnya dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas literasi, sekolah, hingga lembaga pemerintah.
“Kami siap menjadikan Perpustakaan Universitas Almuslim sebagai wadah produktif bagi mahasiswa, Pengajar dan masyarakat dalam mengakses informasi, berdiskusi, serta melahirkan karya-karya kreatif. Perpustakaan bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku, melainkan pusat interaksi edukatif dan inovasi,” ujarnya di sela-sela kemeriahan kegiatan Festival Literasi Kabupaten, Selasa (6/10/2026) di Bireuen.
Langkah ini sejalan dengan transformasi perpustakaan perguruan tinggi yang kini makin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Selain menyediakan ribuan koleksi literatur cetak dan digital (e-library), Perpustakaan Umuslim juga terus berbenah dengan menghadirkan fasilitas pendukung, seperti ruang diskusi kelompok, sudut baca yang nyaman, serta layanan penelusuran referensi ilmiah untuk mendukung kegiatan riset dosen dan mahasiswa.
Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd secara terpisah menyampaikan bahwa Perpustakaan Universitas Almuslim harus menjadi ruang yang transformatif, terbuka, dan inklusif dalam memperkuat budaya baca serta meningkatkan kecakapan literasi sivitas akademika dan masyarakat.
“Melalui ruang kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan akses pengetahuan, teknologi, dan berbagai kegiatan literasi yang mendorong kreativitas, inovasi, serta pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, upaya ini sejalan dengan semangat Perpustakaan Nasional dalam membangun masyarakat yang literat dalam mewujudkan bangsa yang maju dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045. (MA)




















