Perkuat Pendidikan Profesi Ners di Aceh, Pengurus AIPNI Regional I Periode 2026–2030 Dilantik

KABARDAILY.COM –  Kepengurusan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional I Wilayah Aceh Periode 2026–2030 resmi dilantik pada Kamis (1/10/2026), bertempat di Aula Rufaida Al-Aslamia, Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Sebanyak 43 pengurus yang mewakili 11 institusi penyelenggara pendidikan Profesi Ners di Provinsi Aceh dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi selama empat tahun ke depan.

Prosesi diawali dengan pelantikan Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS. sebagai Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh periode 2026–2030 oleh Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, S.Kp., MARS., Wakil Sekretaris Umum AIPNI Pusat, mewakili pimpinan AIPNI Pusat.

Setelah pelantikan ketua regional, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan jajaran pengurus. Surat Keputusan AIPNI Nomor 021/KEP/AIPNI/2026 tentang Pengesahan Pengurus AIPNI Regional I dibacakan oleh Sekretaris Regional, Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep., kemudian dilanjutkan prosesi pelantikan pengurus oleh Ketua AIPNI Regional I Wilayah Aceh.

Kepengurusan periode 2026–2030 terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, serta delapan bidang, dengan jumlah keseluruhan 43 orang yang berasal dari 11 institusi pendidikan Profesi Ners di Aceh, yakni Fakultas Keperawatan USK, PSIK Universitas Abulyatama, UBBG, UNBP, UNH, STIKes MNI, STIKes MU, UNSCND, UMMAH, STIKes MSB, dan STIKes Darussalam. Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Ns. Budi Satria, MNS., dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh institusi anggota AIPNI di regional I dalam acara pelantikan pengurus ini.

Sementara itu, Ketua AIPNI Regional I Aceh, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., M.S., menyatakan bahwa acara pelantikan ini merupakan momentum penting bagi seluruh institusi Pendidikan Profesi Ners di Aceh. Prof Teuku Tahlil berharap agar seluruh pengurus yang dilantik mempunyai komitmen untuk menjalankan amanah dengan integritas, memperkuat konsolidasi dan kolaborasi antar-institusi pendidikan untuk kemajuan Pendidikan Ners di Aceh. Kepengurusan baru diharapkan mampu merumuskan dan menjalankan program organisasi secara aktif serta membangun sinergi dengan program AIPNI Pusat dalam peningkatan mutu pendidikan Ners, pungkas Prof Teuku Tahlil.

Usai prosesi pelantikan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Item Development dan Review Soal Uji Kompetensi (UKOM) yang berlangsung selama dua hari. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dosen dalam mengembangkan soal uji kompetensi yang berkualitas dan mendukung peningkatan mutu lulusan Profesi Ners.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2030, AIPNI Regional I Wilayah Aceh diharapkan semakin memperkuat jejaring dan kolaborasi 11 institusi pendidikan Profesi Ners di Aceh serta menyelaraskan program kerja regional dengan program strategis AIPNI Pusat untuk mewujudkan pendidikan Ners yang bermutu, profesional, dan berdaya saing