BIREUEN,KABARDAILY.COM – Pengurus Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) Banda Aceh periode 2025–2028 melaksanakan kunjungan silaturrahmi, audiensi, dan pemaparan program kerja ke Kantor Bupati Bireuen pada Rabu, 2 Juli 2025 pukul 11.00 WIB. Kegiatan berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Bireuen dan disambut langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Ketua Umum IMKB, Amiruddin Cut Hasan, didampingi Ketua Harian H. Fakhrurrazi Yusuf dan Sekretaris Umum Iskandar Ahmaruddin, memaparkan program prioritas IMKB yang dirancang untuk memperkuat hubungan dan kontribusi warga Bireuen di perantauan terhadap daerah asal. Program prioritas tersebut antara lain: Pendirian Rumah Singgah IMKB, Renovasi dan Operasional Asrama IMKB serta Program Penguatan Desa Digital.
Rombongan IMKB turut dihadiri oleh Bendahara Umum Rahmat M. Risyad, Wakil Ketua Umum Departemen Hukum dan HAM M. Nur, Wakil Ketua Umum Departemen Humas Fauzan, Wakil Ketua Umum Departemen Kesejahteraan Sosial Saiful Amri, serta Wakil Ketua Umum Departemen Keasramaan dan Kemahasiswaan Jamaluddin Abed. Juga hadir sejumlah wakil sekretaris umum, ketua departemen, dan anggota pengurus lainnya, dengan total 20 orang delegasi.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Pemerintah Kabupaten Bireuen, di antaranya Asisten II Setdakab Bireuen Dailami, Plt. Asisten III Azhari, serta perwakilan dari Disporapar, DPMGPKB, Dinas Sosial, BPKD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Bappeda Bireuen.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen melalui Asisten II, Dailami, mengapresiasi program-program yang diajukan IMKB. Ia menyampaikan bahwa seluruh usulan akan dibahas dalam rapat pimpinan daerah untuk dipertimbangkan pelaksanaan teknisnya sesuai prioritas dan ketersediaan anggaran.
“Kami menyambut baik kehadiran IMKB dan program-program strategis yang diusulkan. Ini bentuk nyata kontribusi masyarakat rantau terhadap kemajuan daerah. Beberapa program akan segera kita tindak lanjuti setelah pembahasan internal,” ujar Dailami.
Kunjungan ini menandai langkah awal kolaborasi yang lebih erat antara IMKB dan Pemerintah Kabupaten Bireuen demi mendorong pembangunan daerah berbasis aspirasi masyarakat diaspora.




















