KABARDAILY.COM,BIREUEN – Warga terdampak banjir di Kabupaten Bireuen mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur pasca banjir yang melanda sebagian wilayah kabupaten tersebut. Aktivitas pembersihan terlihat sejak pagi di sejumlah gampong yang sebelumnya terendam air berlumpur.
Di Meuse Kecamatan Kuta Blang, warga bahu-membahu mengangkat lumpur yang masuk ke dalam rumah. Al Ghazali, salah seorang warga, menyebut lumpur setebal 20 sentimeter memenuhi bagian dalam rumahnya.
“Kami mulai membersihkan sejak air surut. Lumpurnya sangat tebal dan hampir menutupi seluruh lantai rumah. Meski lelah, kami harus cepat membereskan agar rumah bisa ditempati kembali,” ujar Al Ghazali.
Sementara itu di Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, kondisi serupa juga dialami warga. Munawir, warga setempat, menuturkan bahwa lumpur setinggi 20 sentimeter menggenangi rumahnya.
“Kami berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dipakai, selebihnya banyak yang rusak karena terendam banjir. Yang penting sekarang rumah bersih dulu untuk bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Munawir.
Ia juga mengaku hampir separuh barang miliknya tidak bisa dipakai lagi, termasuk dokumen penting yang juga lumpur bawaan banjir.
“Ijazah juga rusak, untung juga tidak hilang dibawa arus,” sambung Munawir.
Pantauan media ini di beberapa lokasi, Rabu (3/12/2025), hampir semua warga melakukan kegiatan serupa. Mereka terlihat membersihkan rumah, perabotan, hingga pekarangan masing-masing, sementara sebagian lainnya masih menunggu bantuan peralatan kebersihan.
Pemerintah Kabupaten Bireuen terus berupaya mempercepat pemulihan di lokasi terdampak. Tim gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, dan TNI/Polri telah dikerahkan ke sejumlah gampong, termasuk menggunakan alat berat PT Takabeya, untuk membantu warga membersihkan material lumpur tebal dan puing-puing. (MA)




















