Ketua Mahkamah Syari’ah Bireuen: Menjaga Keluarga dari pengaruh Narkoba, Kewajiban Setiap Muslim

Bireuen,kabardaily.com – Setiap ummat Islam yang hidup di dunia ini wajib menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. Setiap muslim harus membentengi diri dan seluruh anggota keluarga dari dosa dan kelakuan buruk. Menjaga anak istri dari pengaruh bahaya Narkoba merupakan keharusan.

Bukan hanya wajib menghindari diri sebagai pemakai, terlebih lagi sebagai bandar atau pengedar Narkoba. Itu penjelasan M Syauqi. S.HI., S.H., M.H Ketua Mahkamah Syari’ah Bireuen Kelas IB menjawab beberapa pertanyaan peserta pada Workshop Tematik Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bireuen) yang dilaksanakan di Aula Hotel Meuligoe Bireuen, Kamis (31/8/2023).

Penjelasan dan pemaparan materi oleh Syauqi menjadi magnet tersendiri bagi peserta. Betapa tidak, materi tentang kasus penceraian karena Narkoba hal baru bagi sebagian peserta. Sebelumnya dalam berbagai kegiatan sosialisasi maupun workshop, kebanyakan yang dibahas adalah jenis, bahaya, efek samping, hukuman dan seterusnya.

“Pemaparan tentang bahaya Narkoba bagi keselamatan perkawinan ternyata sangat penting.” sebut Muhammad Zaki, Caretaker Pengurus Barisan Muda (BM) IKAN Kabupaten Bireuen di lokasi kegiatan.

Sebagaimana diketahui, M. Syauqi merupakan salah satu Narasumber pada kegiatan workshop kali ini, selain Dr.Mukhtaruddin, S.H., M.H Kepala Badan Kesbangpol Bireuen.

Peserta kegiatan antara lain Dewan Pengurus Daerah Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPD IKAN) Kabupaten Bireuen, Lembaga Anti Narkoba (LAN), Pemuda Pancasila (PP), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Muhammadiyah dan Karang Taruna Kabupaten Bireuen. Masing-masing Ormas ini mengirimkan wakilnya sebanyak 5 (lima) orang. (MA)