Bireuen,kabardaily.com – Tim Pengabdian Masyarakat (TPM) Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian Kecamatan Kota Juang secara bersama-sama memberikan bimbingan dan pelatihan tentang cara memanfaatkan dan mengolah sampah organik dan non organik kepada para siswa SMA Negeri 2 Bireuen selama 2 (dua) pekan, mulai tanggal 23 September sampai 7 Oktober 2023 di sekolah setempat.
Pantauan media ini, hari pertama kegiatan Sabtu (23/9/2023) para siswa tampak sangat antusias mendengar bimbingan dari para tutor, termasuk sebagian guru. Kegiatan ini bukan hanya mendengarkan materi di kelas tetapi juga langsung praktek di lokasi, halaman samping sekolah tersebut.
Eka Rahmi, S.P., M.Si, dosen Fakultas Pertanian yang menjadi tutor kepada media ini menyampaikan banyaknya sampah organik dan non organik yang terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan menjadi polusi udara, air dan tanah. Untuk itu kita harus dapat mengurangi sampah tersebut dengan pengelolaan yang baik.
“Sampah organik yang berasal dari sampah rumah tangga dan sampah pasar diolah menjadi kompos dan pupuk organik cair (POC) sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik bekas dan kemasan plastik bekas dijadikan ecobrik yang sangat berguna” jelasnya, didampingi Mariana, S.P., M.P penyuluh pertanian Kota Juang.
Ananda Fildza Alifa, aktivis Gema Keadilan Bireuen yang ditanya media ini secara terpisah menyebutkan upaya yang dilakukan oleh TPM Fakultas Pertanian Umuslim itu sangat baik. Karena persoalan sampah adalah persoalan publik. Ia juga menyampaikan, hendaknya selain yang dilakukan kampus, ada komunitas lain yang bergerak mengkampanyekan soal sampah kepada masyarakat luas.
“Edukasi tentang buang sampah juga penting, agar lingkungan menjadi lebih bersih” kata alumnus STID Al-Hikmah Jakarta ini lebih lanjut. (MA)




















