Dayah Misbahus Shalihin Al-Waliyah Kembali Serahkan Borang Akreditasi Dayah

Banda Aceh,kabardaily.com – Dayah Misbahus Shalihin Al-Waliyah kembali menyerahkan Borang Akreditasi Dayah pada Majelis Akreditasi Dayah Aceh (MADA) yang di terima langsung oleh Wakil Ketua Badan Akreditasi Dayah Aceh, Tgk. Marbawi Yusuf, Senin, 20 September 2021. Sebelumnya Dayah ini telah menyerahkan usulan akreditasi dayah pada hari Senin, 13 September 2021 sesuai dengan Surat Disdik Dayah Aceh Nomor 451-44/371 tanggal 22 Juli 2021 tentang Proposal Eligibilitas Akreditasi Dayah.

Akan tetapi pasca Sosialisasi Akreditasi Instrumen Pendidikan Dayah Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Dayah Aceh, Senin 13 September 2021 di Dayah Istiqamatuddin Darul Muarrif Desa Lambaro Bileu Kec. Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar yang diikuti oleh Pimpinan Dayah Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar.

Adanya beberapa instrumen Akreditasi yang disempurnakan, mengharuskan usulan Akreditasi Pertama disempurnakan sesuai dengan Formulasi yang baru, ungkap Helmi karnanya hari ini kami kembali menyerahkan usulan Akreditasi sesuai standar delapan yang diinginkan Badan Akreditasi Dayah.

Berdasarkan Laporan awal yang kami terima dari Tgk. Marbawi, Wakil Ketua Majelis Akreditasi Dayah, dokumen yang kami serahkan telah sesuai standar delapan, tinggal pembuktian dilapangan saja nantinya oleh Asesor Majelis Akreditasi Dayah, ungkap Tgk. Marbawi.

Helmi mengatakan kami patut bersyukur semua instrumen yang diminta telah kami penuhi, semoga hasil akreditasi dayah kami mendapat hasil memuaskan. Hal ini diamini Tgk. Amir, Bendahara Dayah Misbahus Shalihin Al Waliyah.

Lebih lanjut Tgk. Helmi berharap agar Asesor Majelis Akreditasi Dayah Aceh secepatnya melakukan verifikasi faktual ke Dayah kami.

Sementara Pimpinan Dayah, Abi Misbahul Munir Mengatakan syukur Alhamdulillah, dengan lahir Badan Akreditasi Dayah Aceh, dayah-dayah di Banda Aceh Khusunya dan Aceh Umumnya semakin maju serta menyesuaikan dengan perkembangan zaman, baik dalam aspek penerapan kurikulum, tatakelola manajemen dayah, sistem informasi dayah serta data base terintergrasi antara e-Datuda dengan E-Mis di Kementrian Agama.

Sinergisitas Data Dayah/Pesantren menjadi penting kedepan, ungkap Abi Misbahul Munir, semoga Trok Ban Hajat tanyoe mandum. Dayah maju, konpetensi santripun bisa bersanding dengan Santri Dayah lain di Nusantara terutama dalam penguasaan kitab thurats (gundul) ungkap Abi Munir.