Dari Jantho ke Jember, Asa Mahasiswa ISBI Aceh di Tingkat Nasional

KABARDAILY.COM,Jantho – Empat mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh bersiap membawa nama Provinsi Aceh ke panggung Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026.

Dari kampus seni yang berada di Kota Jantho, mereka akan berangkat menuju Universitas Jember, Jawa Timur, dengan membawa harapan besar untuk menunjukkan kualitas seni mahasiswa Aceh sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional.

Kesempatan tersebut diraih setelah kontingen ISBI Aceh mencatatkan hasil membanggakan pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh 2026. Empat gelar Juara I yang diraih memastikan Maulana pada cabang Menyanyi Dangdut Putra, Sri Amalia pada Menyanyi Dangdut Putri, Rifqi Priatama pada Menyanyi Keroncong Putra, serta Ananda Aulia Pranata pada cabang Komik Strip menjadi wakil resmi Aceh di PEKSIMINAS. Secara keseluruhan, ISBI Aceh membukukan 11 prestasi yang terdiri atas empat Juara I, dua Juara II, dan lima Juara III, sekaligus menempatkan kampus tersebut di peringkat ketiga klasemen akhir PEKSIMIDA Aceh 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Aceh, Dr. Ratri Candrasari, M.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara berkesinambungan.

Menurutnya, proses pengembangan minat dan bakat yang dipadukan dengan pembelajaran akademik telah melahirkan mahasiswa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu bersaing pada ajang seni tingkat nasional.

“Empat mahasiswa yang akan mewakili Aceh di PEKSIMINAS merupakan duta seni yang membawa nama baik kampus sekaligus daerah. Kami berharap mereka mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempersembahkan karya terbaik sebagai representasi kreativitas generasi muda Aceh di tingkat nasional,” ujar Ratri.

Ketua Kontingen ISBI Aceh, Ammar Yasir, M.Si., menuturkan bahwa capaian di PEKSIMIDA menjadi langkah awal menuju tantangan yang lebih besar di PEKSIMINAS. Seluruh delegasi, kata dia, akan menjalani pembinaan lanjutan agar mampu meningkatkan kualitas penampilan sesuai standar kompetisi nasional.

“Alhamdulillah, capaian di PEKSIMIDA merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, pelatih, dosen pembimbing, dan seluruh tim pendamping. Kini fokus kami adalah mempersiapkan empat wakil Aceh agar tampil lebih matang. Kami akan memaksimalkan pembinaan dari aspek teknis, artistik, hingga mental bertanding sehingga mereka siap bersaing dengan delegasi terbaik dari seluruh Indonesia,” kata Ammar.

Salah seorang delegasi yang akan tampil di Jember, Maulana, mahasiswa Program Studi Bahasa Aceh ISBI Aceh sekaligus peraih Juara I cabang Menyanyi Dangdut Putra, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraihnya.

Baginya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang panjang serta dukungan dosen pembimbing, pelatih, keluarga, dan seluruh sivitas akademika ISBI Aceh yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan hingga kompetisi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa dipercaya mewakili Aceh di PEKSIMINAS. Ini bukan hanya kebanggaan bagi saya pribadi, tetapi juga amanah untuk membawa nama baik ISBI Aceh dan Provinsi Aceh di tingkat nasional. Saya akan memanfaatkan waktu yang ada untuk terus berlatih dan memperbaiki kemampuan agar dapat memberikan penampilan terbaik di Jember.

Kami sadar persaingan akan sangat ketat karena seluruh peserta merupakan juara dari masing-masing provinsi. Namun, kami optimistis dan memohon doa serta dukungan masyarakat Aceh agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujar Maulana.

Keberangkatan empat mahasiswa tersebut menjadi lebih dari sekadar perjalanan menuju sebuah kompetisi. Dari Jantho menuju Jember, mereka membawa identitas seni dan budaya Aceh yang akan diperkenalkan kepada publik nasional melalui karya, kreativitas, dan semangat berkesenian. ISBI Aceh pun berharap langkah para delegasi ini tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi, dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.