Banjir Besar Menerjang Alue Kuta, 40 Rumah Hilang dan 35 Rumah Rusak Berat

KABARDAILY.COM –  Bencana banjir besar melanda Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang mengakibatkan 40 unit rumah warga hilang terseret arus hingga ke laut. Selain kehilangan tempat tinggal, sebanyak 906 jiwa kini masih bertahan di pengungsian akibat rusaknya permukiman dan sumber mata pencaharian mereka. Hal itu disampaikan Keuchik Alue Kuta, Habibullah, kepada media ini, Selasa (23/12/2025) di Jangka.

Lebih lanjut, Habibullah menyebutkan yang menjadi wilayah paling terdampak yaitu Dusun Pasi dan Dusun Beurawang. Selain rumah yang hilang, sekitar 35 unit rumah lainnya mengalami rusak berat.

Ia juga menjelaskan, rumah-rumah yang hilang terdiri dari bangunan permanen dan semi permanen. Bahkan, lokasi permukiman yang terseret banjir kini telah berubah menjadi muara.

“Di Dusun Beurawang saat ini hanya tersisa 14 unit rumah, namun kondisinya tidak layak huni. Saat air laut pasang, air kembali masuk ke rumah warga dan sangat membahayakan keselamatan,” kata Habibullah.

Akibat bencana tersebut, sebanyak 250 kepala keluarga atau 906 jiwa terdampak. Sebagian besar warga masih bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di meunasah dan tenda darurat. Sementara itu, warga yang kembali ke rumah masih makan sehari-hari di dapur umum.

Selain merusak permukiman, banjir juga melumpuhkan mata pencaharian warga. Sejumlah nelayan kehilangan boat akibat terseret arus, sedangkan para petambak mengalami kerugian besar setelah sekitar 157 hektare tambak rusak dan tertimbun lumpur.

Habibullah berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera memberikan perhatian dan bantuan, baik untuk penanganan darurat, pemulihan ekonomi masyarakat, maupun solusi relokasi permukiman warga yang kini sudah tidak memungkinkan lagi untuk dihuni. (MA)