KABARDAILY.COM – Sebanyak 120 siswa baru kelas X SMA Sukma Bangsa Pidie mengikuti kegiatan outbound di Pantai Penyu, Aceh Besar, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembentukan karakter dan penguatan kebersamaan bagi peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Didampingi 20 para guru sebagai fasilitator, kegiatan diawali dengan senam bersama untuk membangun semangat dan kebugaran peserta. Setelah itu, Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Bapak Sugeng Handayani, memberikan arahan kepada seluruh siswa mengenai pentingnya membangun relasi yang sehat, semangat kolaborasi, dan kesiapan belajar selama menempuh pendidikan di SMA Sukma Bangsa Pidie.
Dalam sambutannya, Kepala SMA menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang kemampuan bekerja sama dan tumbuh bersama orang lain.
“Sekolah adalah tempat belajar menjadi manusia seutuhnya. Di sini kalian tidak hanya belajar mata pelajaran, tetapi juga belajar berkolaborasi, menghargai perbedaan, saling mendukung, dan menyelesaikan tantangan bersama. Melalui kegiatan outbound ini, kami berharap terbangun rasa percaya, persahabatan, dan semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal selama tiga tahun ke depan,” ujarnya.
Usai pengarahan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai pos permainan edukatif seperti tapak naga, mengurai tali, estafet sarung, dll. Setiap pos dirancang untuk melatih komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta kerja sama tim. Para siswa ditantang untuk menyelesaikan berbagai misi yang hanya dapat dicapai melalui koordinasi dan kekompakan antaranggota kelompok.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Gelak tawa, sorak semangat, dan diskusi antarpeserta mewarnai setiap permainan yang dijalankan. Para guru yang bertugas sebagai fasilitator tidak hanya mengarahkan jalannya permainan, tetapi juga membantu peserta merefleksikan nilai-nilai yang diperoleh dari setiap tantangan.
Assyifa Zahirah, salah seorang peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memberinya kesempatan untuk mengenal teman-teman baru dari berbagai latar belakang.
“Awalnya saya hanya mengenal beberapa teman. Setelah mengikuti outbound, saya jadi lebih akrab dengan banyak teman baru. Kami belajar saling mendengarkan, saling percaya, dan bekerja sama untuk menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Khairul Umuri yang merasakan manfaat kegiatan dalam membangun kekompakan kelompok.
“Permainannya seru dan menantang. Kami harus berdiskusi, berbagi tugas, dan saling membantu agar kelompok berhasil menyelesaikan misi. Dari kegiatan ini saya belajar bahwa keberhasilan tim ditentukan oleh kerja sama seluruh anggota,” ungkapnya.
Sementara itu, Aqilah Amira mengaku kegiatan outbound membuat dirinya lebih percaya diri untuk berinteraksi dengan teman-teman baru.
“Kegiatan ini membuat saya lebih mudah berkenalan dengan teman-teman yang sebelumnya belum saya kenal. Saya merasa lebih nyaman menjadi bagian dari SMA Sukma Bangsa Pidie karena kami belajar dan bersenang-senang bersama sejak hari pertama,” tuturnya.
Melalui kegiatan outbound ini, SMA Sukma Bangsa Pidie berharap para siswa baru dapat membangun fondasi hubungan yang positif sejak awal masa sekolah. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi siswa untuk mengenal diri sendiri, memahami kekuatan tim, serta menumbuhkan kepemimpinan yang berlandaskan empati, tanggung jawab, dan semangat saling mendukung. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus hidup dalam keseharian siswa selama menempuh pendidikan di SMA Sukma Bangsa Pidie.
Sebagai sekolah yang menempatkan karakter dan kepemimpinan sebagai fondasi pendidikan, SMA Sukma Bangsa Pidie terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Melalui kegiatan seperti outbound, sekolah berupaya menumbuhkan generasi pembelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkolaborasi, beradaptasi, menjadi pemimpin dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.




















