SMPN 1 BAITUSSALAM_Sosialisasi Aspek Kegiologian Dengan Model Geomobil.

JANTHO,KABARDAILY.COM –  Dalam rangka meningkatkan pemahaman kegeologian berupa dampak positif {sumber daya geologi} maupun dampak negatif {bencana geologi} bagi siswa/i dan guru, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh memilih Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar, sebagai salah satu sekolah untuk diberikan pemahaman atau sosialisasi Aspek Kegiologian Dengan Model Geomobil.

Adapun pertimbangan dinas tersebut memilih sekolah ini yaitu karena sekolah ini berada di daerah rawan bencana geologi, khususnya gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi dan tanah bergerak serta memiliki potensi keragaman geologi lainnya.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 11 November 2024, selama kurang lebih 3 jam, yang diikuti oleh siswa/i SMPN 1 Baitussalam beserta guru. Dimana pada awal pembukaan kegiatan Kepala SMPN 1 Baitussalam Roslina, S.Pd. memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh siswa/i untuk mendengar dengan baik semua yang akan disampaikan oleh nara sumber, sehingga memiliki bekal ilmu dalam menghadapi bencana yang terjadi.

Selanjutnya Tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh mengambil alih pembicaraan. Adapun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah saudara Teuku Mukhlis S.T M.T sebagai ketua tim sekaligus nara sumber utama dalam kegiatan ini, selain itu juga ada beberapa orang lainnya yg bertindak sebagai pendamping dan teknisi.

Saudara Mukhlis mulai memaparkan secara rinci lmu tentang geologi, yaitu lapisan-lapisan bumi dari yang paling luar samapai yang paling dalam, letak garis lempeng bumi, macam-macam ragam bencana geologi, banyak yang berdampak negatif, namun ada juga yang berdampak positif. Di akhir materi, nara sumber juga menampilkan beberapa pertanyaan berupa pilihan ganda untuk dijawab bersama-sama peserta kegiatan.

Setelah istirahat 15 menit, tim dari Dinas tersebut dan guru mengumpulkan kembali semua peserta untuk melanjutkan kegiatan berupa eksperimen atau percobaan gunung meletus, kegiatan ini berlangsung di luar ruangan, dimana tim yang bertugas menunjukan caranya dan dilihat oleh semua peserta, kemudian para peserta siswa/i sangat antusias untuk mencoba mewujudkan gambaran gunung api meletus dengan cara mencampurkan soda kue, rinso dan sitrun dengan ditambahkan sedikit air yg dikocok dalam dalam botol air mineral, dengan bantuan selang yg mengalir ke sebuah gunung buatan dan akhirnya meletus dengan menyembur larva. Di samping itu siswa/i juga melihat benda-benda alam bersejarah yang antik seperti bebatuan dan benda alam lainnya di dalam mobil yang berasal dari perut bumi,

Di akhir kegiatan semua peserta masuk ke ruangan dan dibagikan susu, kemudian tim memutar video-video tentang terjadinya bencana alam dan bagaimana cara menghadapinya. Sebagai penutupan kegiatan, salah seorang guru yaitu Yuslaina Maulidar mewakili kepala sekloah menguatkan kepada seluruh siswa/i agar semua materi yang sudah dipaparkan oleh tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut dapat dijadikan sebagai bekal ilmu dalam mengahdapi bencana alam. Yuslaina juga mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada tim yang sudah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat ini kepada siswa/i SMPN 1 Baitussalam.

Penulis: Kepala Sekolah SMPN 1 Baitussalam, Roslina, S.Pd.