Dr Hamdani, Pegiat Literasi itu Telah Pergi Selama-Lamanya

KABARDAILY.COM | REPORTASE WARGA – Salah seorang pegiat literasi Aceh yang sangat aktif menebarkan virus literasi dan banyak menelorkan karya, H Dr. Hamdani, S.Pd., M.Pd meninggal dunia pada Sabtu 17 Febuari 2024 di RS Penang Malaysia.

Hamdani, tokoh penting dalam gerakan literasi di Aceh sehingga kabar duka menyelimuti Aceh dengan kabar meninggalnya seorang penulis aktif yang juga Kabid Pembinaan SMA/PKLK Disdik Aceh itu.

Hamdani telah memberikan dampak besar terhadap dunia literasi Aceh terutama di sekolah yang dia pimpin sebelumnya, SMAN 1 Bireuen dan organisasi guru IGI serta komunitas literasi lainnya.

Seorang penulis dan pegiat literasi sarjana lulusan Universitas Syiah Kuala ini memiliki puluhan karya buku.

Disamping menjadi penulis buku Hamdani juga giat menulis di berbagai media, termasuk di media kabardaily.com sudah sejak Tahun 2019.

Hamdani kelahiran Bate Dabai Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen , 5 Oktober 1969 adalah sosok yang inspiratif dan rendah hati dalam dunia literasi.

Dengan semangat dan dedikasinya yang tinggi, Dr. Hamdani, M.Pd telah menjadi salah satu pegiat literasi yang terkemuka di Aceh.

Hamdani adalah contoh nyata bahwa kecintaan pada menulis dapat menjadi pendorong utama dalam meraih prestasi dan memberikan pengaruh positif pada orang lain.

Motto Writing is My Passion mencerminkan semangatnya yang tak tergoyahkan untuk terus mengeksplorasi potensi tulisannya dan berbagi pengetahuan dengan orang lain.

Bagi Hamdani, menulis bukan sekedar sekedar kegiatan, namun merupakan sebuah panggilan jiwa yang membangkitkan kreativitas dan menyuburkan dunia literasi.

Hamdani telah menunjukkan ketekunan dan konsistensi dalam mengejar hasratnya. Sebagai seorang penulis, Hamdani telah menghasilkan lebih dari puluhan karya buku solo dan antologi.

Karya-karyanya ini telah memberikan kontribusi yang berarti dalam mengenalkan berbagai tema dan genre sastra kepada masyarakat.

Hamdani juga pernah diminta menjadi juri dan narasumber berkaitan Literasi baik lomba maupun sekedar membagi ilmu menulis, yang difasilitasi sekolah maupun dinas pendidikan.

Keterlibatannya sebagai narasumber menunjukkan pengakuan akan keahliannya dalam dunia literasi

Meskipun telah mencapai kesuksesan yang gemilang, Hamdani tetap rendah hati dan berbagi ilmu dengan sukarela.

Semasa hidupnya, Hamdani, aktif dalam berbagai komunitas menulis dan aktif di organisasi guru, seperti Ikatan Guru Indonesia (IGI). Kehadirannya dalam organisasi guru ini memberikan dampak positif bagi para anggotanya dan membantu membangun dunia literasi di Aceh.

Selain aktif dalam menulis dan berbagi pengetahuan, Hamdani juga terlibat dalam organisasi IGI. Perannya dalam organisasi ini menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan di Aceh dan Indonesia.

Tidak hanya fokus pada penulisan, Hamdani juga melakukan penyelamatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

Sejak 2013, Hamdani telah menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Peusangan Selatan. Selanjutnya pernah menjadi kepala SMAN 1 Juli, SMAN 1 Kuala, dan SMAN 1 Bireuen. Selanjutnya pernah menjadi bagian dari cab disdik wilayah Bireuen sebagai kasi peningkatan mutu guru.

Jabatan saat ini sebelum meninggal, beliau sebagai kabid pembinaan SMA/PKLK sejak awal tahun 2020.

Walaupun sudah di eselon III, Amanah ini memberikan kesempatan baginya untuk membentuk dan menginspirasi generasi muda dengan nilai-nilai literasi yang kuat.

Keberhasilan Hamdani sebagai seorang penulis dan pendidik telah diakui oleh banyak pihak.

Hamdani, Pegiat literasi itu telah pergi selama-lamanya, semangat dan karya-karyamu menjadi penyemangat dan motivasi kami dalam berkarya dan mengabdi. Kami akan melanjutkan asamu dalam menggiatkan dan menumbuhkembangkan minat berliterasi bagi siswa, mahasiswa, masyarakat, komunitas dan semua pihak yang membutuhkan.[*]

Penulis: Feri Irawan dan Rusydi yang merupakan sahabat almarhum sesama pegiat literasi.