Bireuen,kabardaily.com – Prof.Dr.Syawal Gultom, M.Pd, Guru Besar Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, menjadi Dosen Tamu bagi Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Almuslim, Peusangan, Bireuen, Sabtu (4/3/ 2023) di Aula Ampon Chiek Peusangan, Universitas Almuslim.
Acara yang mengusung Tema “Era Disrupsi 4.0” itu berlangsung sukses dan dihadiri tiga ratusan mahasiswa S1 dan S2 Universitas Almuslim, Rektor, Ketua Yayasan dan beberapa tamu yang hadir, sangat antusias mendengar pemaparan Guru Besar Pendidikan Matematika ini.

Dalam kesempatan itu, Prof.Syawal memaparkan dengan lugas pengaruh teknologi terhadap perkembangan zaman, terhadap ekonomi dan berbagai hal lainnya.
Bahwa kita yang hidup di zaman ini, tidak boleh ketinggalan, harus mengikuti perkembangan teknologi.
Zaman disrupsi 4.0 adalah keniscayaan, yang tidak seorangpun bisa meninggalkannya, kecuali ia ingin tertinggal, terlindas oleh zaman, salah satu poin penting dalam penjelasannya kepada peserta.
Dikutip dari Wikipedia, Prof.Dr. Syawal Gultom, M.Pd pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Medan periode 2007-2011 dan periode 2015–2019.
Syawal Gultom merupakan guru besar pendidikan matematika di Unimed. Sebelum kembali mengabdi di dunia pendidikan, dirinya pernah menjabat Eselon 1 di Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP) di Jakarta. Selama menjabat Kepala Badan SDMPK-PMP, ia turut andil sebagai penyusun dan pelatih Kurikulum 2013.
Direktur Pasca Sarjana Universitas Almuslim, Cut Azizah mengucapkan terima kasih kepada Prof.Sawal yang telah bersedia memenuhi undangan Almuslim.
“Terima kasih telah meluangkan waktu untuk kami diantara padatnya jadwal” kata Bu Cut, sambil menambahkan bahwa agenda Kuliah Tamu merupakan agenda rutin sebulan sekali, dengan menghadirkan Dosen Tamu yang berbeda-beda.
Acara hari ini juga dirangkai dengan Pembekalan Mahasiswa Pasca Sarjana Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023. [ Mukhlis Aminullah ]




















