Aceh Besar,kabardaily.com – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran Aceh Besar khususnya di SMP Negeri 2 Seulimeum, sekolah tersebut bekerjasama dengan Pusat Bahasa USK mengundang native speaker Jack Stevens yang merupakan dosen volunteers dari organisasi Oberlin Shansi berasal dari Amerika Serikat dan sekarang mengajar bahasa Inggris di FKIP USK.
Sebagai langkah nyata untuk memotivasi anak anak sekolah terpencil di Lamteuba, Kepala SMP Negeri 2 Seulimeum, Eva Muthia Dewi SPd menawarkan Jack untuk ikut serta ke sekolah berinteraksi dengan anak-anak secara langsung dalam conversation class, Rabu 1 Febuari 2023.

“Ini semua sebagai langkah awal dari program one day one stories, yaitu program sekolah untuk mendatangkan motivator dan narasumber dari berbagai bidang untuk memotivasi anak-anak di bawah kaki gunung Seulawah, Lamteuba, “ujar Eva Muthia.
“Anak-anak di sini perlu diberikan motivasi dan kemauan untuk belajar jika sudah mengetahui apa gunanya dan betapa penting belajar bahasa Inggris maka dengan sendirinya mereka tidak perlu dipaksa untuk belajar dan berusaha sendiri untuk mencari tahu, ” tambahnya.
Jack sendiri merasa sangat senang dan bahagia menjadi orang asing yang pertama yang dilihat oleh anak-anak Lamteuba.
Jack juga banyak berpesan kepada anak anak bahwa masa masa sekolah inilah masa dimana kalian harus belajar keras. Karena dengan pendidikan bisa merubah nasib dan hidup seseorang.
“Jack juga berpesan kepada Kepala sekolah untuk terus memberikan aksi nyata berbagai kegiatan kepada anak-anak dengan begitu mereka akan merasa pengalaman nyata pembelajaran yang berbeda dan menarik, dengan harapan pembelajaran kedepan sekolah ini lebih baik lagi, “pungkasnya.
Plt Kepala Disdikbud memberikan apresiasi kepada Kepala SMPN 2 Seulimeum atas inovasinya menghadirkan native speaking pada pembelajaran bahasa Inggris.
“Semoga anak-anak Lamteuba giat belajar bahasa Inggris dan mampu berbicara bahasa Inggris, “ujar Agus Jumaidi.
“Aktifitas seperti perlu diakukan sekolah untuk memberi warna dan suasana baru dalam pembelajaran sehingga ada beragam kegiatan yang bisa dilakukan untuk membangkitkan minat belajar siswa, “pungkas Agus Jumaidi.[]




















