ICMI Orda Banda Aceh Sukses sebagai Panitia Muswil ICMI Aceh dan Seminar Nasional

KABARDAILY.COM,BANDA ACEH — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Banda Aceh sukses sebagai panitia pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Aceh dan seminar nasional, Sabtu 12 September 2026 di OASES Hotel. Banda Aceh.

Ketua panitia, Iskandar SSos mengucapkan terima kasih kepada semua Orda ICMI se-provinsi Aceh, panitia dan semua yang mendukung kegiatan tersebut sehingga berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan.

“Selain Muswil ICMI Aceh juga dilaksanakan seminar nasional yang menghadirkan Prof T Abdullah Sany dan Prof Afridar, “kata Iskandar yang juga selaku Ketua ICMI Orda Banda Aceh.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja organisasi sekaligus menyusun arah dan strategi ICMI Aceh ke depan, “tambahnya.

Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi para pengurus dan anggota ICMI dari berbagai daerah di Aceh.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh jajaran ICMI.

“Muswil ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menyatukan gagasan, serta melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Dalam Muswil tersebut, para peserta juga membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pendidikan, sosial, ekonomi, keumatan, serta pembangunan sumber daya manusia. ICMI diharapkan mampu terus mengambil peran aktif dalam memberikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pelaksanaan Muswil berlangsung dalam suasana demokratis dan kekeluargaan. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta rekomendasi bagi kemajuan organisasi dan pembangunan Aceh.

Ke depan, ICMI Aceh diharapkan semakin solid dan mampu menjadi wadah strategis bagi para cendekiawan Muslim untuk bersinergi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Aceh yang maju, berdaya saing, dan bermartabat.[*]